TMMD Sengkuyung 2025 di Blora, Empat Desa Jadi Sasaran, Fokus pada Infrastruktur

Avatar photo

- Wartawan

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:40

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora, Suwiji.

Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora, Suwiji.

BLORA, BLORABARU.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahun 2025 di Kabupaten Blora akan menyasar empat desa.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora, Suwiji.

“Kalau sesuai dengan perencanaan awal, TMMD 2025 mengacu pada program nasional. Semestinya, Blora mendapatkan empat TMMD Sengkuyung. Hal ini dikarenakan tahun kemarin Blora sudah kebagian TMMD Reguler,” ujar Suwiji. Rabu, 5/2/2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Suwiji menyebutkan adapun desa -desa yang masuk dalam rencana TMMD Sengkuyung 2025 berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) diantaranya Desa Adirejo Kecamatan Tunjungan, Desa Muraharjo Kecamatan Kunduran, Desa Nglandeyan Kecamatan Kedungtuban dan Desa Kepoh, Kecamatan Jati.

Baca Juga :  Mesin Boiler Rusak, DPRD Blora Cari Jalan Keluar untuk Selamatkan Petani Tebu

Kegiatan fisik dalam TMMD ini akan difokuskan pada pembangunan jalan makadam serta infrastruktur lainnya yang mendukung akses masyarakat desa.

“Setiap titik akan mendapatkan anggaran Rp 200 juta dari kabupaten. Saat ini, pemerintah masih menunggu kepastian besaran dana dari provinsi, yang tahun lalu mencapai Rp 150 juta per titik. Dengan demikian, total anggaran yang dialokasikan untuk masing-masing desa diperkirakan mencapai Rp 350 juta.” katanya.

Baca Juga :  Dana Desa Blora Tahun 2025 Turun, Ini Penyebabnya

“Pelaksanaannya sudah ada jadwal dari Mabes TNI. TMMD Sengkuyung tahap 1 akan dimulai pada minggu ketiga Februari dan berakhir pada minggu ketiga Maret,” tambah Suwiji.

Menurut Suwiji, program TMMD menjadi solusi efektif bagi Pemkab Blora dan TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di desa, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

“Dengan kolaborasi ini, pembangunan di desa-desa bisa lebih maksimal, baik dalam format karya bakti mandiri maupun melalui program TMMD.” demikian pungkas Suwiji.

Berita Terkait

Kepala SMP N 3 Kunduran: Baru Pertama Kali Terima Bantuan, Banpres Sulap Wajah Sekolah
Puluhan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Blora Masih Menunggu Perbaikan, Pemkab Andalkan CSR hingga Baznas
Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik
Ribuan Ruang Kelas di Blora Rusak, Dinas Pendidikan Ajukan Revitalisasi 200 Sekolah
Jalan Ambles di Blora Belum Tuntas, DPRD Dorong Prioritas Anggaran 2027
Komisi C DPRD Blora Dorong Percepatan Perbaikan Jalan, Anggaran Jadi Tantangan Serius
Jelang Mudik, DPUPR Blora Kebut Perbaikan Jalan di Tengah Banyaknya Lubang
Jalan Vital Menuju Kawasan Wisata Tempuran Blora Rusak, Warga Pilih Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:56

Kepala SMP N 3 Kunduran: Baru Pertama Kali Terima Bantuan, Banpres Sulap Wajah Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 19:13

Puluhan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Blora Masih Menunggu Perbaikan, Pemkab Andalkan CSR hingga Baznas

Senin, 29 Juni 2026 - 17:05

Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:24

Ribuan Ruang Kelas di Blora Rusak, Dinas Pendidikan Ajukan Revitalisasi 200 Sekolah

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:46

Jalan Ambles di Blora Belum Tuntas, DPRD Dorong Prioritas Anggaran 2027

Berita Terbaru