BLORA, BLORABARU.COM – Program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Blora kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu penerima bantuan, Evi Nurmala, warga Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, mengatakan gerobak akan dimanfaatkan untuk berjualan aneka jajanan.
“Saya mau mengambil gerobak untuk jualan cilok, sempolan, jajan-jajan di rumah,” ujar Evi. Kamis, 2/7/26.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diakui Evi, proses pengajuan bantuan di BAZNAS Blora relatif mudah dan tidak berbelit.
Menurutnya, sejak pengajuan hingga bantuan diterima hanya memerlukan waktu sekitar dua bulan.
“Baru pertama kali saya mendapatkan bantuan dari BAZNAS. Saya ucapkan banyak terima kasih. Orang kecil seperti saya ini sungguh sangat terbantu agar perekonomian lebih baik lagi,” katanya.
Hal senada disampaikan Kartini, warga Kelurahan Tegal Gunung, Kecamatan Blora.
Dalam kesempatan itu, Ia bersyukur memperoleh bantuan gerobak stainless yang akan digunakan sebagai sarana berjualan pentol dan es.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan bantuan gerobak stainless dari BAZNAS,” ungkapnya dengan senang hati.
Kartini mengaku bukan kali pertama menerima bantuan dari BAZNAS Blora.
Sebelumnya, selama sekitar dua tahun terakhir ia juga pernah memperoleh bantuan berupa beras.
“Saya ucapkan terima kasih dapat bantuan lagi dari BAZNAS. Saya sebelumnya sudah beberapa kali mendapat bantuan berupa beras,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Sri Haryati dari Organisasi IPARASTU (Ikatan Persaudaraan Alumni SD 1 Jiken) datang ke BAZNAS Blora untuk mencairkan bantuan senilai Rp.5 juta.
Menurut Sri, bantuan uang senilai Rp.5 juta ini merupakan dukungan yang diterima organisasinya selama dua tahun berturut-turut.
“Ini tahun kedua, berarti sudah dua tahun berturut-turut,” jelasnya.
Dana tersebut, lanjut Sri akan digunakan untuk kegiatan sosial dengan sasaran anak yatim, piatu, dan dhuafa.
Meski nilai bantuan sebesar Rp. 5 juta, organisasi tetap berkomitmen menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Kita targetkan 101 orang, tetapi dengan bantuan Rp. 5 juta ini tetap kita bagikan kepada 20 orang, masing-masing menerima Rp. 250 ribu,” katanya.
Sri berharap kerja sama antara organisasinya dengan BAZNAS Blora dapat terus berlanjut mengingat IPARASTU bergerak di bidang sosial.
“Harapan saya BAZNAS bisa menjalin kerja sama dalam kegiatan sosial karena organisasi kita bergerak di bidang sosial,” pungkasnya.






















Komentar