Capai Ratusan Milyar, BOSP Kabupaten Blora Dijadwalkan Cair Januari

Avatar photo

- Wartawan

Minggu, 12 Januari 2025 - 12:06

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) senilai 105,1 milyar untuk PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Blora direncanakan akan dicairkan pada bulan Januari 2025 secara bertahap.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan dan menunjang operasional sekolah di awal tahun agar dimanfaatkan sebaik mungkin.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Nuril Huda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nuril, diperkirakan pencairan bisa dilakukan sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan Dindik yakni SD dan SMP baik yang berstatus negeri maupun swasta bisa pada bulan Januari ini.

Baca Juga :  Harlah ke 53, PPP Blora Perkuat Internal Untuk Merawat Persatuan dan Perjuangan Umat

“Untuk waktunya kapan kami belum tahu pasti, yang jelas bulan ini kalau tidak ada kendala tehnis,” ungkapnya ditulis, Minggu, 12/1/2025.

Nuril menyebutkan total dana operasional yang digelontorkan mencapai Rp 105,1 M. Dana itu terbagi menjadi 3 yakni PAUD Rp 16,7, alokasi SD Rp 56,6 M dan untuk SMP Rp 31,7 M.

“Pencariannya dilakukan dua tahap, yakni 50 persen semester pertama dan 50 persen semester 2.” katanya.

Selain dana BOSP, kata Nuril ada bantuan sebanyak 88 SD berkemajuan terbaik masing-masing sebesar Rp 22,5 juta

Baca Juga :  FIF Group Blora Perkuat Pilar Sehat Lewat Aksi Donor Darah

Untuk sekolah penggerak masing-masing menerima Rp 45 juta sebanyak 9 sekolah dasar. Kemudian ada bantuan sekolah berprestasi Rp 25 juta ada 2 SD.

“Kalau untuk SMP bantuan bagi sekolah penggerak, sekolah berkemajuan terbaik dan sekolah berprestasi totalnya mencapai Rp 725 juta untuk 18 SMP,” terangnya Nuril.

Pihaknya juga menekankan dan mengingatkan sekolah agar tidak melakukan pungutan liar kepada wali murid.

“Semoga tidak ada lah istilah pungli nanti muncul, karena sudah begitu banyak bantuan dari pemerintah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan
LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi
Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah
PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan
Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi
Efisiensi Anggaran, Dinas Pendidikan Blora Alokasikan Rp.4,8 Miliar untuk Rehab  Sekolah Negeri
PGRI Blora Dorong Pengesahan UU Perlindungan Guru, Tekankan Kenyamanan dan Kepastian Hukum bagi Pendidik
PGRI Blora Nilai Wacana Sekolah Enam Hari sebagai Evaluasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 07:44

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:41

LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:13

Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:03

PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:06

Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi

Berita Terbaru