BLORA, BLORABARU.COM – Upaya menjaga keamanan tidak selalu dilakukan melalui patroli atau penegakan hukum.
Di Blora, pendekatan itu diwujudkan lewat karya seni. Sebanyak 22 seniman mural dari berbagai daerah berkumpul di Polres Blora untuk menyampaikan pesan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengubah ruang publik menjadi media edukasi yang bernilai artistik.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan Polsek Jepon menggelar Mural Competition.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mural Competition ini sebagai bagian dari upaya mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan seni.
Kegiatan yang digagas Polsek Jepon itu diikuti 22 peserta dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Magelang, Surabaya, Salatiga, Solo, Rembang, dan Kabupaten Blora.
“Kami mengajak para seniman mural untuk bisa berkontribusi dalam mempercantik lingkungan Polsek Jepon dan Polres Blora,” kata AKBP. Wawan. Selasa, 30/6/26.
Ia memastikan seluruh hasil karya peserta akan dirawat agar tetap terjaga dalam jangka panjang.
Menurutnya, mural bukan sekadar hiasan dinding, tetapi juga menjadi media edukasi yang dapat dinikmati masyarakat.
“Yang nanti kami akan selalu menjaga dan merawat hasil karya seni yang dituangkan. Insha Allah akan saya jaga sehingga bisa bertahan lama dan tidak rusak karena cuaca atau hal lainnya,” ungkapnya.
Menurut Kapolres, kehadiran komunitas mural dari luar daerah menunjukkan kuatnya solidaritas antar seniman dalam mendukung kegiatan positif.
“Artinya komunitas-komunitas ini kompak dan solid. Begitu ada kegiatan, mereka bergerak untuk hadir serta menghasilkan karya seni yang sangat autentik,” katanya.
Selama pelaksanaan lomba yang berlangsung dua hari, kata Wawan, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Beberapa kekurangan teknis, seperti penerangan yang belum maksimal, langsung diperbaiki panitia dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.
Lebih jauh, wawan menyampaikan Tema yang diangkat dalam kompetisi ini adalah “Jaga Kamtibmas”, artinya mengandung pesan agar setiap warga menjadi polisi bagi dirinya sendiri dengan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Harapan saya semoga di tahun-tahun berikutnya kegiatan ini semakin besar dan pesertanya semakin banyak,” pintanya.
Sementara itu, Kapolsek Jepon Iptu H. Junaidi menjelaskan kompetisi mural di Polres Blora diikuti 22 peserta, terdiri atas 17 peserta dari luar Kabupaten Blora dan lima peserta dari Blora.
Sebelum kompetisi tingkat umum tersebut, Polsek Jepon juga telah menggelar lomba mural bagi pelajar SMP dan SMA sederajat.
Kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan kreativitas generasi muda sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kamtibmas.
“Mari bersama-sama kita menjaga kamtibmas di wilayah Polres Blora agar semua berperan sebagai polisi bagi dirinya sendiri sehingga mampu menjaga lingkungan masing-masing,” pungkasnya.






















Komentar