BLORA, BLORABARU.COM – Ditengah efisiensi anggaran, Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Blora masih menghadapi pekerjaan besar.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora, Pujiriyanto, mengatakan Pemkab tetap menjadikan program RTLH sebagai salah satu prioritas pembangunan meski menghadapi keterbatasan anggaran
“Selain penerangan jalan umum (PJU), Kami juga fokus RTLH sejak tahun 2017. Dari sekitar 91.000 RTLH yang sudah dikerjakan baru sekitar 12.000, sehingga masih ada sekitar 79.000 yang belum dikerjakan,” ujar Pujiriyanto. Senin, 29/6/26.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pada Tahun 2026 Pemkab Blora menargetkan perbaikan sekitar 2.000 RTLH.
Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
Untuk mempercepat penanganan, Pemkab Blora tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Tetapi juga memanfaatkan berbagai sumber pendanaan lain, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bantuan Pemerintah Provinsi, Baznas, Corporate Social Responsibility (CSR), serta dukungan perusahaan.
“Oleh karena itu, saya ingin RTLH ini tidak selalu bergantung dari APBD. Bisa dari CSR, Baznas, tergantung dari skala prioritasnya,” jelasnya.
Pujiriyanto mengakui jumlah warga yang mengajukan bantuan RTLH terus bertambah.
Namun, pelaksanaan program tetap mengacu pada target dan skala prioritas yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia kembali menjelaskan, sekitar 79 ribu RTLH yang masih tersisa telah memiliki data by name by address yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sehingga dalam pengajuannya memiliki dasar yang jelas untuk penyaluran bantuan.
“Tahun ini sampai akhir 2026 masih ada sekitar 79.000 RTLH. Itu pun sudah ada by name by address-nya. Hal itu didukung dari data DTSEN sehingga sudah jelas dan valid,” tegasnya.
Meski demikian, Puji menegaskan tetap akan melakukan verifikasi ulang terhadap data penerima agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Selain program RTLH, pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi salah satu prioritas yang telah ditekankan Bupati Blora dalam agenda pembangunan daerah.
“Saya rasa program yang kemarin disampaikan dalam pelantikan, Bapak Bupati Blora yakni RTLH dan Penerangan Jalan Umum (PJU),” pungkasnya.






















Komentar