BLORA, BLORABARU.COM – Selama menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 3 Kunduran sejak 2024, Suryono mengaku baru kali ini sekolah yang dipimpinnya memperoleh bantuan pemerintah dalam skala besar.
Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp1,9 miliar itu tidak hanya merevitalisasi berbagai fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi titik balik bagi pengembangan sekolah yang sebelumnya belum pernah tersentuh bantuan serupa.
“Alhamdulillah, bantuan presiden yang kami terima sebesar Rp. 1.9 Milyar. Selama saya menjabat Kepala SMP N 3 Kunduran sejak 2024 Ini baru pertama kali saya mendapatkan bantuan, sebelumnya tidak pernah,” ungkapnya, Selasa, 7/7/26.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan Suryono, Banpres senilai Rp. 1,9 miliar digunakan untuk merevitalisasi 12 fasilitas sekolah, meliputi enam ruang kelas, mushola, aula, laboratorium, ruang keterampilan, serta sejumlah sarana pendukung lainnya.
Menurutnya proses pelaksanaan program berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
“Alhamdulillah, hasil dan kualitas bangunan ini sangat bagus, waktu pengerjaannya tepat waktu, bahkan berdasarkan tamu yang datang menyampaikan seperti bangunan baru,” katanya.
Selain pembangunan fisik, SMP Negeri 3 Kunduran juga menerima bantuan berupa 10 unit kipas angin yang diserahkan oleh tim Wakil Ketua DPRD Blora, Lanova Chandra Tirtaka.
“Alhamdulillah, kami SMP N 3 Kunduran hari ini mendapatkan bantuan alat-alat elektronik berupa 10 kipas angin dari Bapak Lanova Chandra Tirtaka dan ini sangat membantu proses belajar agar murid nyaman di kelas,” ungkap Suryono.
Diakuinya, bahwa proses dan mekanisme penyaluran Banpres sederhana dan terbuka.
“Proses surveinya mudah, tidak ribet, tidak berbelit-belit, transparan dan kerjasama tim yang kompak,” ujarnya.
Suryono turut menceritakan pengalaman pribadinya sebelum bantuan itu diterima.
“Alhamdulillah, sejak menjabat kepala sekolah pada tahun 2024, saya mendapat firasat. Bulan Oktober kemarin saya bermimpi bertemu Presiden Prabowo dan saya berada di belakang beliau,” tuturnya.

Meski telah memperoleh Banpres, Suryono mengatakan SMP N 3 Kunduran masih membutuhkan dukungan pemerintah untuk melengkapi sarana pembelajaran.
“Saya masih berharap bantuan ruang laboratorium komputer, ruang kelas, termasuk sekitar 20 unit komputer yang masih kami butuhkan,” katanya.
Untuk diketahui, lanjutnya hasil revitalisasi sekolah telah diresmikan pada 8 Juni lalu.
Peresmian dihadiri Lanova Chandra Tirtaka, Forkompincam Kunduran bersama jajaran Dinas Pendidikan.
Ke depan, ia berharap peningkatan fasilitas sekolah dapat berdampak pada pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kunduran.
“Kami berharap dengan adanya Banpres ini, pemerataan pendidikan semakin baik dan kualitas pendidikan terus meningkat,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Suryono menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh pihak yang terlibat.
“Kami berharap Bapak Presiden sehat walafiat, panjang umur menuju Indonesia Maju. Kami keluarga besar SMP N 3 Kunduran, karyawan, staf, komite, dan murid mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo serta seluruh tim dari pusat hingga daerah dan Mas Taufik yang telah membantu sekolah kami,” pungkasnya.






















Komentar