Pemkab Blora Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat

Avatar photo

- Wartawan

Selasa, 18 Maret 2025 - 04:22

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa.

Foto Istimewa.

BLORA, BLORABARU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyambut baik dan mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Pemkab siap memfasilitasi pendirian Sekolah Rakyat agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Ini sejalan dengan program kita pengentasan kemiskinan,” ucap Bupati Arief, saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sekolah Rakyat bersama seluruh unsur OPD di Ruang Pertemuan Setda, Senin (17/3/2025).

Ia menegaskan komitmennya dalam mendukung program tersebut dan siap untuk fasilitasi, karena program Sekolah Rakyat bertujuan memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikemukakan, pihaknya berkeinginan agar anak-anak Blora bisa bersekolah tanpa ada keterbatasan ekonomi.

Baca Juga :  Golkar Blora Dapat Dukungan Penuh Bahlil Lahadalia, Siswanto Pastikan Kader Tetap Solid

“Kita tidak ingin ada lagi anak-anak di Kabupaten Blora yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Semua harus mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ucapnya.

Gerak Cepat, Bupati Arief meminta Sekretaris Daerah untuk membentuk tim percepatan program Sekolah Rakyat dan berkoordinasi lebih intens, untuk segera menyusun surat pengantar usulan Sekolah Rakyat ke Pemerintah Pusat.

Rencananya di Blora akan ada dua lokasi di Kecamatan Cepu dan Jepon. Dalam realisasinya, Sekolah Rakyat akan didirikan dengan tiga pendekatan: memanfaatkan bangunan yang sudah ada, merenovasi aset lama, atau membangun dari nol di lahan seluas 5 hingga 10 hektare. Seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat akan ditanggung sepenuhnya oleh negara.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Candi 2025, Porles Blora Amankan Arus Mudik dengan Posko dan Rekayasa Lalu Lintas

“Nanti Sekolah Rakyat ini khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, rencananya akan di asramakan. Pembiayaan 100 persen gratis, termasuk seragam, alat-alat sekolah, dan kebutuhan lainnya,” terang Bupati Arief.

Sekolah ini akan menerapkan sistem boarding school dengan pembinaan selama 24 jam dalam lingkungan yang kondusif. Kurikulumnya menggabungkan standar nasional dan internasional serta menitikberatkan pada pendidikan karakter, kepemimpinan, dan bela negara.

Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu berharap program Sekolah Rakyat menjadi solusi nyata peningkatan SDM.

“Semoga program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus sebagai upaya strategis dalam pengentasan kemiskinan ekstrem,” pungkas Mas Arief. ***

Berita Terkait

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan
LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi
Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah
PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan
Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi
Efisiensi Anggaran, Dinas Pendidikan Blora Alokasikan Rp.4,8 Miliar untuk Rehab  Sekolah Negeri
PGRI Blora Dorong Pengesahan UU Perlindungan Guru, Tekankan Kenyamanan dan Kepastian Hukum bagi Pendidik
PGRI Blora Nilai Wacana Sekolah Enam Hari sebagai Evaluasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 07:44

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:41

LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:13

Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:03

PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:06

Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi

Berita Terbaru