Miss Komunikasi, Ketua Komite SMPN 1 Blora Kaji Ulang Skema Pembiayaan Kegiatan

Avatar photo

- Wartawan

Kamis, 17 April 2025 - 18:27

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite SMP Negeri 1 Blora, Slamet Pamudji gelar rapat koordinasi dengan ketua paguyuban kelas bersama Kepala SMP Negeri 1 Blora Ainur Rofiq di Aula.

Ketua Komite SMP Negeri 1 Blora, Slamet Pamudji gelar rapat koordinasi dengan ketua paguyuban kelas bersama Kepala SMP Negeri 1 Blora Ainur Rofiq di Aula.

BLORA, BLORABARU.COM – Setelah menuai polemik dan salah persepsi di kalangan orang tua siswa dan menjadi sorotan publik.

Kesepakatan pendanaan kegiatan di SMP Negeri 1 Blora yang sebelumnya telah disepakati antara komite dan paguyuban resmi dikaji ulang.

Ketua Komite SMP Negeri 1 Blora, Slamet Pamudji menegaskan, seluruh skema pendanaan akan dikaji ulang demi memastikan tidak ada pelanggaran regulasi dan penyalahgunaan istilah sumbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artinya, seluruh kesepakatan yang telah dibuat pada Sabtu kemarin berkaitan pendanaan yang tidak didanai oleh pemerintah lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan dikaji ulang.

Baca Juga :  Jamhuri Tegaskan Komitmen Kemaslahatan Masyarakat Dapil IV di Harlah ke - 27 PKB

Hal ini, menyusul adanya miskomunikasi serta perbedaan pemahaman di tengah orang tua siswa.

“Oleh karena itu, hasil rapat siang ini akan kita kaji ulang tentang pendanaannya. Supaya dalam pendanaannya nanti jangan salah.” tambahnya.

“Harus sesuai dengan regulasi, murni sumbangan bukan pungutan dan bukan iuran,” ujar Mumuk demikian panggilan akrabnya.

Dalam rapat dengan Ketua Paguyuban Kelas yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Blora itu, Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Blora, Mumuk juga menyebut, informasi yang sempat beredar mengenai sumbangan Rp200 ribu persiswa.

“Jadi kemarin per kelas sekian sudah tidak ada lagi dan itu kita kaji ulang semua. Apalagi ada misinformasi nilai Rp200 ribu. Meski dikaji ulang bukan berarti kegiatan tersebut dibatalkan,” tandasnya.

Baca Juga :  Hengki, Tebar Kebaikan dengan Berbagi Al - Qur'an

Ke depan, Mumuk memastikan akan melakukan pengaturan ulang skema pembiayaan yang lebih transparan dan selaras dengan aturan.

Dalam waktu dekat ini, Ia juga berkomitmen menjalin komunikasi intensif dengan para ketua paguyuban agar tidak ada lagi kesimpangsiuran informasi yang bisa memicu keresahan.

“Kita akan coba setting ulang pembiayaannya. Nanti pembiayaannya seperti apa dan mudah -mudahan bisa disetting ulang kembali,” pinta Mumuk saat didampingi Kepala SMP Negeri 1 Blora, Ainur Rofiq.

Berita Terkait

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan
LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi
Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah
PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan
Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi
Efisiensi Anggaran, Dinas Pendidikan Blora Alokasikan Rp.4,8 Miliar untuk Rehab  Sekolah Negeri
PGRI Blora Dorong Pengesahan UU Perlindungan Guru, Tekankan Kenyamanan dan Kepastian Hukum bagi Pendidik
PGRI Blora Nilai Wacana Sekolah Enam Hari sebagai Evaluasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 07:44

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:41

LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:13

Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:03

PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:06

Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi

Berita Terbaru