BLORA, BLORABARU.COM – Setelah satu dekade berada di bawah kepemimpinan Abdul Hakim, tongkat komando DPC PKB Blora resmi berpindah ke tangan Dr. H. Arief Rohman.

Pergantian ini bukan sekadar pergantian figur, melainkan menjadi ujian baru bagi PKB Blora untuk membuktikan kemampuan memperluas kekuatan politiknya.

Target yang dipasang tidak lagi sebatas mempertahankan capaian lama, melainkan menambah kursi legislatif dan memperkuat eksistensi partai menjelang kontestasi mendatang.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan Dr. H. Arief Rohman sebagai Ketua DPC PKB Blora definitif untuk masa bakti 2026–2031.

Penetapan tersebut dihadiri seluruh pengurus DPC, pimpinan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), serta anggota Fraksi PKB DPRD Blora melalui zoom meting atau rapat secara daring yang berlangsung pada Jumat, 11/6/2026.

Hasil rapat kemudian diumumkan secara resmi pada sore hari sebagai bentuk konfirmasi publik atas keputusan yang telah dihasilkan.

Menanggapi keputusan tersebut, Gus Hakim menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Dr. H Arief Rohman. 

Ia menilai proses kaderisasi di tubuh PKB Blora berjalan sesuai mekanisme dan menunjukkan regenerasi kepemimpinan yang sehat.

“Saya menjabat dari 2016–2019, lalu periode kedua 2019–2026, hasilnya maksimal. Insha Allah ke depan juga bisa meningkat. DPP PKB memutuskan Bapak Dr. H Arief Rohman untuk menjabat Ketua DPC PKB Blora sesuai target yang dimuscab kemarin, PKB harus lebih eksis dari sekarang,” kata Gus Hakim. 

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi kepengurusan baru adalah meningkatkan perolehan kursi legislatif.

Kepemimpinan partai tidak hanya diukur dari kemampuan mempertahankan capaian yang ada.

Akan tetapi juga dari keberhasilan menambah representasi politik di legeslatif.

Selain itu ia berharap, periode kedepan akan lebih bagus lagi.

“Dengan terpilihnya Bapak Dr. Arief Rohman ini PKB di Blora ini sangat bagus,” jelasnya.

Untuk diketahui, lanjut Gus Hakim terpilihnya Dr. H. Arief Rohman dalam Muscab mentargetkan kenaikan kursi.

Artinya, siapa yang mampu, setelah target di tentukan baru dipilihlah ketua.

Selain itu, DPP PKB juga mengadakan UKK untuk menakar kemampuan dari masing-masing calon.

“Saya yakin PKB Blora mampu menambah kursi, mempertahankan itu berat, tapi kami yakin ,” ungkap Gus Hakim dalam konferensi pers di Gedung PKB Blora.

Dukungan terhadap kepemimpinan baru juga disampaikan Ketua DPRD Blora, Mustopa yang juga kader PKB.

Politisi empat periode ini kembali menegaskan penetapan ketua definitif merupakan keputusan resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang harus dihormati dan dijalankan oleh seluruh kader.

“Ini sudah keputusan DPP, Alhamdulullah hari ini diumumkan Ketua DPC PKB Blora Dr. H Arief Roham semua harus patuh dan loyal. Saya ucapkan selamat kepada ketua baru,” ungkapnya.

Menurut Mustopa setelah penetapan ketua definitif, langkah berikutnya adalah membentuk tim prematur guna menyusun struktur kepengurusan baru.

“Tadi juga dihadiri seluruh pengurus DPC, pimpinan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), serta anggota Fraksi PKB DPRD Blora diharapkan dapat bersinergi dalam menjalankan program dan agenda partai,” singkatnya.