Dua SD di Blora Tak Dapat Murid, Dindik Pertimbangkan Regrouping

Avatar photo

- Wartawan

Selasa, 5 Agustus 2025 - 05:22

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Dibalik kelancaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Blora, dua sekolah dasar negeri terancam disatukan karena tak satupun siswa baru mendaftar alias nihil. Rasio murid dan guru yang timpang menjadi sorotan Dinas Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Blora, Sunaryo menegaskan pelaksanaan (SPMB) di Kabupaten Blora tahun ajaran 2025/2026 berjalan lancar.

Namun, dua sekolah dasar negeri tidak mendapatkan murid baru, yakni SDN 1 Patalan di Kecamatan Blora dan SDN 1 Sumengko di Kecamatan Randublatung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan, terutama bagi dua sekolah tersebut.

“Untuk tahun berikutnya akan kita lihat kembali, apakah dua sekolah ini mendapatkan murid atau tidak,” ujarnya, ditulis Selasa, 5/8/2025.

Menurut Sunaryo, SDN 1 Sumengko masih menjadi satu-satunya sekolah dasar di desa tersebut, sehingga belum akan dilakukan penataan.

Baca Juga :  Pembayaran Gaji Karyawan Wisata Noyo Gimbal Berbasis Digital, Dorong Ekonomi Masyarakat

Sementara untuk SDN 1 Patalan kemungkinan akan dilakukan regrouping atau penggabungan dengan sekolah terdekat.

“Regrouping merupakan bentuk penguatan sekolah agar lebih efisien. Karena jika jumlah murid sangat sedikit sementara jumlah guru banyak, maka tidak efisien,” tegasnya.

Di ruang kerjanya, ia menjelaskan bahwa rasio ideal guru dan murid di sekolah dasar minimal 1:20.

Namun di lapangan masih ditemukan sekolah dengan rasio 1:8 atau 1:10, yang dinilai kurang ideal dan membebani anggaran, karena guru tetap digaji meski jumlah siswa sedikit.

“Standar proses itu 1 : 28. Tapi 1 : 20 sudah cukup bagus menurut data Dapodik,” jelasnya.

Sunaryo juga menyoroti fenomena penurunan jumlah siswa baru di beberapa sekolah negeri yang bersaing dengan sekolah swasta.

Sekolah swasta, katanya, memiliki keleluasaan dalam pengelolaan anggaran melalui iuran, sehingga mampu menggelar lebih banyak kegiatan dan inovasi.

Baca Juga :  Andita Nugrahanto Resmi Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora

“Kalau sekolah negeri mau kreatif, tetap bisa menarik banyak murid, tapi tidak semua sekolah bisa. Ini juga dipengaruhi oleh persebaran penduduk yang mulai berkurang. Bisa jadi ini juga keberhasilan program keluarga berencana (KB),” terangnya.

Meski demikian, Dinas Pendidikan memastikan bahwa semua anak usia sekolah tetap harus bersekolah, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Menutup pernyataannya, Ia juga mengapresiasi pilihan orang tua yang mendorong anak-anaknya ke sekolah dengan tambahan pelajaran agama lebih banyak.

“Kita dorong sekolah agar kreatif untuk menarik minat murid di lingkungan sekitar, meski ada konsekuensi pembiayaan yang cukup besar,” tambahnya.

“Saat ini di Blora dana BOS mungkin belum cukup untuk mendukung semua kebutuhan sekolah yang ingin meningkatkan kualitas dan jumlah kegiatannya,” tandas Sunaryo.

Berita Terkait

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan
LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi
Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah
PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan
Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi
Efisiensi Anggaran, Dinas Pendidikan Blora Alokasikan Rp.4,8 Miliar untuk Rehab  Sekolah Negeri
PGRI Blora Dorong Pengesahan UU Perlindungan Guru, Tekankan Kenyamanan dan Kepastian Hukum bagi Pendidik
PGRI Blora Nilai Wacana Sekolah Enam Hari sebagai Evaluasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 07:44

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:41

LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:13

Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:03

PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:06

Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi

Berita Terbaru