Desa Bicak Ditetapkan Sebagai Sentra Alpukat, Bupati Blora: Potensi Besar untuk Ekonomi Warga

Avatar photo

- Wartawan

Jumat, 7 Maret 2025 - 08:43

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

BLORA, BLORABARU.COM – Desa Bicak, Kecamatan Todanan, resmi ditetapkan sebagai sentra alpukat setelah Bupati Blora, Arief Rohman, meresmikan budidaya buah tersebut dalam acara Petik Perdana Buah Lokal Organik Nusantara yang digelar pada Kamis, 5/3/2025.

Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat Desa Bicak yang sukses mengembangkan budidaya alpukat sebagai sumber ekonomi baru.

Dalam kesempatan itu, Bupati Arief mengapresiasi keberhasilan warga dalam membudidayakan alpukat yang memiliki nilai jual tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasilnya sudah dirasakan, dan tadi masyarakat bilang tiap panen bisa menghasilkan jutaan rupiah. Luar biasa ini! Sistem penjualannya juga sudah lewat media sosial. Apalagi jenis alpukat Aligator ini satu buah bisa mencapai berat satu kilogram,” ujarnya.

Baca Juga :  Blora Bawa Dua Inovasi Unggulan di IGA 2025, Targetkan Kembali Predikat Kabupaten Terinovatif

Menurut Gus Arief, budidaya alpukat memiliki prospek besar sebagai sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Bayangkan saja, kalau setiap rumah punya 20 pohon alpukat. Apalagi buah alpukat ini tidak kenal musim. Ini bisa menjadi sumber penghasilan tetap bagi warga,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Blora juga berkomitmen membantu petani dalam menjaga stabilitas harga dan memperluas jaringan pemasaran.

“Nanti kita akan melakukan koneksi agar nilai jualnya tetap stabil. Ini tugas dinas terkait untuk memastikan pemasaran berjalan baik, jangan sampai harga anjlok begitu saja,” tegasnya.

Baca Juga :  PKB Jateng Evaluasi Kinerja DPAC Blora, Targetkan Satu Kecamatan Satu Anggota Dewan pada Pemilu 2029

Bersamaan itu, Kepala Desa Bicak, Winto, menjelaskan bahwa budidaya alpukat awalnya merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang didukung oleh Dana Desa.

Warga juga mendapatkan pendampingan dari Dinas Pertanian melalui kelompok tani.

“Waktu itu banyak pekarangan yang tidak dimanfaatkan. Jadi saya mengimbau warga untuk menanam alpukat. Selain bisa mencegah banjir, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Winto.

Meski demikian, ia mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah pemasaran.

“Semoga dengan kedatangan Pak Bupati, bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Bicak dan membawa solusi bagi sistem pemasaran kami,” harapnya.

Berita Terkait

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
Harlah PPDI ke-20, Kadinas PMD Blora Dorong Peningkatan SDM dan Pelayanan Perangkat Desa
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar
GASTRA Blora Makin Berdampak, 2.657 Penerima Manfaat dan 815 Anak Yatim Disantuni
Perbedaan Parkir Umum dan Parkir Khusus di Blora Menurut Perda

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:11

BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga

Senin, 29 Juni 2026 - 06:02

Harlah PPDI ke-20, Kadinas PMD Blora Dorong Peningkatan SDM dan Pelayanan Perangkat Desa

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45

PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar

Berita Terbaru