Dana Desa Dipangkas 70 Persen, Desa Plantungan Blora Prioritaskan Layanan Dasar dan Optimalkan PADes

Avatar photo

- Wartawan

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:10

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa.

Foto Istimewa.

BLORA, BLORABARU.COMPemerintah Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 dengan melakukan pengetatan belanja dan pengalihan prioritas, menyusul pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen oleh pemerintah pusat. Selasa, 13/1/2026.

Kepala Desa Plantungan, Endang Susana, menyampaikan jika pada 2025 Desa Plantungan menerima alokasi DD sebesar Rp. 845 juta.

Pada 2026, jumlahnya merosot tajam menjadi Rp.270 juta. Artinya ada pemotongan DD sekitar 70 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memaksa pemerintah desa melakukan penyesuaian kebijakan anggaran agar program prioritas tetap berjalan.

Baca Juga :  Perkembangan BUMDes di Blora Pesat, Hanya 8 Desa yang Belum Berbadan Hukum

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak akan mengganggu pelayanan dasar.

“Kita fokuskan anggaran yang ada untuk kegiatan prioritas. Pelayanan dasar tetap menjadi perhatian utama,” ungkapnya.

Endang menjelaskan, sejumlah program sosial yang selama ini berjalan tetap dipertahankan.

Mulai dari layanan anak usia 0 bulan hingga balita, pendidikan usia dini seperti PAUD dan TK, hingga Madrasah Diniyah (Madin).

Di tengah keterbatasan Dana Desa, Pemerintah Desa Plantungan mengambil langkah dengan memisahkan pembiayaan infrastruktur dari DD.

“Untuk infrastruktur, kita tidak harus mengambil dari Dana Desa, karena desa sudah memiliki Pendapatan Asli Desa (PADes) sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Pembayaran Gaji Karyawan Wisata Noyo Gimbal Berbasis Digital, Dorong Ekonomi Masyarakat

Optimalisasi PADes, kata dia menjadi salah satu kunci menjaga kesinambungan pembangunan desa.

Pemerintah desa juga mendorong peran aktif perangkat di tingkat bawah untuk memastikan kebijakan anggaran benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Endang menghimbau para Ketua RT dan RW agar aktif menyampaikan aspirasi warga dalam setiap kegiatan rutin.

“Jangan segan – segan menyampaikan kebutuhan masyarakat. Dan kita bisa realisasikan melalui PADes, Hasil dari Musdes hari ini sudah disepakati oleh perwakilan dari masyarakat” tandas Endang.

Berita Terkait

Harlah PPDI ke-20, Kadinas PMD Blora Dorong Peningkatan SDM dan Pelayanan Perangkat Desa
Warga Mlangsen Blora Sulap Sampah Jadi Panen Maggot, Diapresiasi Lurah
Dana Desa Purwosari 2026 Turun 65 Persen, APBDes Disepakati dan 14 Warga Ditetapkan Penerima BLT
Dirjen Kemendes PDT Tinjau Noyo Gimbal View Blora, Buka Peluang Dukungan Kementerian untuk Desa Wisata Bangsri
Bank Sampah Koplakan Mlangsen, Blora Makin Berdaya
Dinas PMD Blora Desak Desa Percepat Pengajuan Bankeuprov
Ratusan Desa di Blora Gagal Cairkan Dana Desa Tahap Dua
Belum Cair! PMD Blora Akui Gangguan Sistem Jadi Penghambat Dana Desa Tahap II

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 06:02

Harlah PPDI ke-20, Kadinas PMD Blora Dorong Peningkatan SDM dan Pelayanan Perangkat Desa

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:53

Warga Mlangsen Blora Sulap Sampah Jadi Panen Maggot, Diapresiasi Lurah

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:32

Dana Desa Purwosari 2026 Turun 65 Persen, APBDes Disepakati dan 14 Warga Ditetapkan Penerima BLT

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:10

Dana Desa Dipangkas 70 Persen, Desa Plantungan Blora Prioritaskan Layanan Dasar dan Optimalkan PADes

Senin, 12 Januari 2026 - 12:54

Dirjen Kemendes PDT Tinjau Noyo Gimbal View Blora, Buka Peluang Dukungan Kementerian untuk Desa Wisata Bangsri

Berita Terbaru