Bupati Arief Berharap Blora Miliki Kawasan Industri Berbasis Gas

Avatar photo

- Wartawan

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:45

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Blora, Arief Rohman diruang kerjanya.

Bupati Blora, Arief Rohman diruang kerjanya.

BLORA, BLORABARU.COM –  Pemerintah Kabupaten  (pemkab) Blora mulai merintis langkah strategis untuk mewujudkan kawasan industri berbasis gas.

Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan usulan kepada Kementerian Kehutanan agar lahan seluas sekitar 1.300 hektare di wilayah Cemoro Modang Pos DX dapat dialihfungsikan menjadi kawasan industri.

“Jadi kita punya mimpi, baru tahap mau mengusulkan Blora ada kawasan industri,” ujar Bupati Arief, diruang kerjanya, Rabu, 25/2/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Arief menjelaskan, keterbatasan utama Blora dalam pengembangan kawasan industri adalah ketersediaan lahan.

Pilihanya, di kawasan Cemoro Modang Pos DX, daerah tersebut banyak hutan yang gundul.

Ke depan, area tersebut masuk kategori kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) yang kepemilikannya berada di bawah Kementerian Kehutanan dengan luas 1.300 hektar.

“Kita berupaya nanti bersurat ke Kementerian Kehutanan apakah dimungkinkan atau diperbolehkan untuk diubah menjadi kawasan industri,” katanya.

Baca Juga :  Dinas PMD Blora Terbitkan SE Pencairan Dana Desa Tahap 1 Tahun 2025

Menurut Bupati Arief, Blora memiliki keunggulan dan modal yang kuat untuk pengembangan industri, terutama karena ditopang potensi gas alam yang besar.

Selain itu, posisi geografis Blora dinilai strategis karena berada di jalur jalan nasional, berjarak sekitar 1,5 jam dari akses Tol Ngawi, serta relatif dekat dengan jalur laut melalui Rembang.

“Namun yang terpenting adalah akses. Selain itu, Blora memiliki berbagai kemudahan investasi, terutama dalam hal perizinan dan kemudahan berusaha,” imbuhnya.

Dukungan pengembangan kawasan industri ini, lanjut Arief, juga datang dari keberadaan PT Pentawira, penataan ulang Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW), serta dorongan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan DPRD Blora.

Ia mencontohkan, saat kunjungan ke kawasan industri Batang, diketahui bahwa pasokan gas untuk kawasan tersebut justru berasal dari Blora.

Baca Juga :  Terpasang 32 CCTV dan Enam Satpam, Keamanan Pasar Sido Makmur Blora Diperketat

“Kemarin saya dari kawasan industri Batang, ternyata gasnya dari Blora. Oleh karena itu, mestinya kita punya kawasan industri sendiri,” tegasnya melanjutkan.

Setelah mengajukan permohonan ke Kementerian Kehutanan, Pemkab Blora juga akan melanjutkan koordinasi ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian agar Blora dapat mengusulkan kawasan industri berbasis gas ke pemerintah pusat melalui Gubernur Jawa Tengah.

“Ini mimpi kita. Mohon doanya, nanti harus bareng-bareng agar mimpi Blora punya kawasan industri bisa diusulkan ke pemerintah pusat melalui Pak Gubernur,” pintanya.

Dari sisi potensi,  Bupati Arief menyebut Blora memiliki cadangan gas yang besar.

Di antaranya Lapangan Gundih, serta potensi gas lain yang masih dalam tahap pengembangan.

“Kalau dari sisi potensi, ini bagus. Bahan bakunya Insha Allah tersedia. Tinggal infrastruktur pendukungnya, seperti listrik, air bersih, dan sarana lainnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar
GASTRA Blora Makin Berdampak, 2.657 Penerima Manfaat dan 815 Anak Yatim Disantuni
Perbedaan Parkir Umum dan Parkir Khusus di Blora Menurut Perda
Ribuan Peserta Tumpah Ruah di Jalan Sehat Massal HUT PPDI Blora, Honda Beat Jadi Rebutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:11

BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05

Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45

PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar

Berita Terbaru