Aliansi Indonesia Blora Ingatkan Risiko Pengelolaan Migas, Dorong Keselamatan dan Optimalisasi Energi Nasional

Avatar photo

- Wartawan

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:10

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa.

Foto istimewa.

BLORA, BLORABARU.COM – Tragedi kecelakaan pengelolaan minyak yang terjadi di Blora dan Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

Ketua Aliansi Indonesia DPC Blora, Ipnu Sutomo, menilai peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran penting agar pengelolaan minyak dan gas dilakukan sesuai aturan teknis dengan mengutamakan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, ini harus menjadi refleksi bersama dalam pengelolaan sektor minyak dan gas bumi (migas), khususnya yang melibatkan sumur tua dan sumur rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Musibah atau tragedi yang terjadi di Blora dan Banyuasin dan Sumatera Selatan cukup menjadi pembelajaran bagi kita semua agar paham risiko,” tegasnya, ditulis Selasa, 17/3/2026.

Menurut Ipnu, sosialisasi mengenai standar keselamatan dan aturan teknis pengelolaan migas perlu terus diperkuat.

Edukasi yang intensif menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan kerja serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi pengelolaan minyak.

Baca Juga :  Dilema Ratusan Guru Honorer di Blora, Berikut Penjelasan Diknas

Pengelola potensi migas di Blora harus mematuhi ketentuan teknis yang berlaku serta mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Hal tersebut penting mengingat aktivitas pengelolaan minyak memiliki risiko tinggi jika tidak dilakukan sesuai prosedur.

Ipnu juga menyinggung upaya pemerintah pusat yang terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumber daya alam yang tersedia.

Salah satu target nasional yang tengah didorong adalah peningkatan produksi minyak dan gas hingga mencapai 1 juta barel per hari.

“Sebagai gambaran, satu barel minyak setara dengan sekitar 159 liter.” sebutnya.

Dalam konteks daerah, ia berharap pengelolaan potensi migas di Blora dapat berjalan aman sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Harapan kami para pengelola hasil produksi minyak dan gas bisa naik, masyarakat bekerja dengan aman dan nyaman, serta tidak ada lagi oknum yang menakut-nakuti,” ujarnya.

Baca Juga :  Dorong Investasi di Blora, Abdullah Aminudin Beberkan Solusi Jitu

Ipnu juga mendorong agar pengelolaan sumber daya alam di Blora dilakukan secara kolaboratif.

Menurutnya, penguatan peran lembaga ekonomi daerah seperti BUMD, koperasi unit desa (KUD), badan usaha milik desa (BUMDes), hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, SKK Migas, Pertamina, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan sektor migas,” imbuhnya.

Mengakhiri keterangannya, sektor migas memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Blora, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

“Dampak ekonomi bagi masyarakat ini sangat positif dan nyata karena membuka lapangan pekerjaan serta memperbaiki perputaran ekonomi, khususnya di Kabupaten Blora,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD Blora Perluas Pelayanan, Poli Sore Hadir dengan Tambahan Dokter Spesialis
Pengunjung Meningkat, RSUD dr. R. Soetijono Blora Siapkan Sistem Parkir Dua Pintu
Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar
GASTRA Blora Makin Berdampak, 2.657 Penerima Manfaat dan 815 Anak Yatim Disantuni

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:19

RSUD Blora Perluas Pelayanan, Poli Sore Hadir dengan Tambahan Dokter Spesialis

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:34

Pengunjung Meningkat, RSUD dr. R. Soetijono Blora Siapkan Sistem Parkir Dua Pintu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05

Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru

Berita Terbaru