Dilema Ratusan Guru Honorer di Blora, Berikut Penjelasan Diknas

Avatar photo

- Wartawan

Kamis, 13 Maret 2025 - 22:27

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Penerapan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) berdampak pada ratusan guru honorer di Blora.

Sekretaris Dinas Pendidikan Blora, Nuril Huda, mengakui bahwa kebijakan tersebut berimbas pada ratusan tenaga honorer, terutama di tingkat SD dan SMP.

“Kalau jumlahnya memang di kami termasuk paling besar, ratusan lah. Paling banyak yang honorer SMP dan SD. Kalau di kantor kami, satu orang sudah dirumahkan,” ungkap Nuril, ditulis Kamis, 13/3/2025.

Baca Juga :  Ketua DPRD Blora, Mustopa Apresiasi Peran Jurnalis dalam Pembangunan Daerah

Menurut Nuril, dilema ini muncul karena di satu sisi, sekolah masih sangat membutuhkan tenaga honorer, sementara di sisi lain, regulasi harus tetap dijalankan.

Pemkab Blora kini tengah mencari solusi terbaik agar dunia pendidikan tidak terdampak akibat penghapusan tenaga honorer.

“Kami sudah rapatkan kemarin, termasuk dengan Kabag Hukum dan Dewan Pendidikan. Yang jelas juga dilema,” imbuhnya.

Selanjutnya, Nuril memastikan salah satu yang masih menjadi kajian serius adalah nasib para guru honorer.

Baca Juga :  Komisi C DPRD Blora Lakukan Sidak ke PT Pentawira di Desa Jiken Terkait Saluran Air Penyebab Banjir

Pemkab mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan skema kerja baru hingga menunggu pembukaan lowongan ASN sesuai regulasi yang berlaku.

“Yang jelas kami sedang mencari solusi, sudah ada beberapa pilihan, namun juga harus dikaji. Kalau sesuai aturan, selain ASN dan outsourcing untuk tenaga keamanan, kebersihan, dan driver, mestinya sudah tidak ada lagi,” tegas Nuril.

Berita Terkait

LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi
Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah
PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan
Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi
Efisiensi Anggaran, Dinas Pendidikan Blora Alokasikan Rp.4,8 Miliar untuk Rehab  Sekolah Negeri
PGRI Blora Dorong Pengesahan UU Perlindungan Guru, Tekankan Kenyamanan dan Kepastian Hukum bagi Pendidik
PGRI Blora Nilai Wacana Sekolah Enam Hari sebagai Evaluasi Peningkatan Mutu Pendidikan
Festival Literasi Blora 2025 Ajak Masyarakat Kembali Cinta Buku

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:41

LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:13

Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:03

PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:06

Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:53

Efisiensi Anggaran, Dinas Pendidikan Blora Alokasikan Rp.4,8 Miliar untuk Rehab  Sekolah Negeri

Berita Terbaru

Tengah : Ketua DPD Golkar Blora, Siswanto.

POLITIK

Siswanto Apresiasi Progam Prioritas Prabowo – Gibran

Senin, 22 Jun 2026 - 08:04