Blora Dapat 39 Unit Bantuan DAK PPKT, Kunduran Jadi Lokasi Percontohan

Avatar photo

- Wartawan

Jumat, 21 Maret 2025 - 17:41

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa.

Foto Istimewa.

BLORA, BLORABARU.COM – Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu (PPKT) mulai direalisasikan di Kabupaten Blora.

Kabid Perumahan dan Pemukiman Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Deny Adhiharta Setiyawan, mengungkapkan bahwa pemilihan Kelurahan Kunduran sebagai lokasi program merupakan hasil analisis yang dilakukan oleh konsultan.

Selain Kunduran, wilayah lain yang sebelumnya masuk dalam kajian adalah Cepu dan Blora.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, sebelumnya wilayah itu kita usulkan selanjutnya dokumen itu kita mintakan konsultan untuk menganalisis wilayah mana yang paling prioritas mendapat program ini. Hasilnya, salah satunya adalah Kelurahan Kunduran,” ungkap Deny.Jumat, 21/3/2025.

Baca Juga :  Ratusan Hektare Tebu Belum Tertebang, DPRD Minta Pemerintah Selamatkan Petani Blora

Deny menyebutkan tahun ini, Blora mendapat jatah 39 unit bantuan untuk pembangunan dan peningkatan kualitas rumah di wilayah kumuh yang telah teridentifikasi dalam dokumen Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP2KP).

Salah satu titik fokus program ini adalah RW 2, Kelurahan Kunduran, yang masuk dalam kategori permukiman kumuh.

“Program ini tidak hanya mencakup perumahan, tetapi juga perbaikan akses air bersih, sanitasi, dan pengelolaan sampah. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) bidang Cipta Karya serta Dinas Lingkungan Hidup, akan bersinergi dalam pelaksanaannya.” ujarnya.

Baca Juga :  Kantong Parkir Wisata Noyo Gimbal Bakal Dipindah, Lebih Nyaman dengan Fasilitas Antar - Jemput Gratis

Untuk mendukung itu, lanjut Deny sosialisasi program ini sebenarnya telah dilakukan sejak tiga tahun lalu.

Namun sempat mendapat tanggapan negatif dari masyarakat. Kini, setelah tahap awal berjalan, respons masyarakat mulai berubah menjadi lebih positif.

“Kami berharap warga mendukung program ini. Tahun depan, kami akan mengajukan kembali agar lebih banyak wilayah kumuh di Kunduran bisa tertangani. Ini juga menjadi contoh untuk tahap pertama,” pintanya.

Berita Terkait

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
Puluhan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Blora Masih Menunggu Perbaikan, Pemkab Andalkan CSR hingga Baznas
Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik
Ribuan Ruang Kelas di Blora Rusak, Dinas Pendidikan Ajukan Revitalisasi 200 Sekolah
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:11

BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05

Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 17:05

Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik

Berita Terbaru