Meski Rendah, Kekerasan dan Bullying Sekolah di Blora Perlu Diwaspadai

Avatar photo

- Wartawan

Minggu, 16 Maret 2025 - 04:11

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan ekstra kulikuler Pramuka di SMP Negeri 2 Blora.

Kegiatan ekstra kulikuler Pramuka di SMP Negeri 2 Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah masih menjadi ancaman serius bagi dunia pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Blora, Nuril Huda, mengungkapkan bahwa langkah-langkah pencegahan terus dilakukan dengan membentuk tim di tingkat kabupaten hingga satuan pendidikan.

Meskipun angka kasus di Kabupaten Blora tergolong rendah, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan agar praktik perundungan ini tidak semakin meluas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk meminimalisir itu, setiap tahun kita ajak untuk rakor (rapat koordinasi) berkaitan kekerasan dan bullying,” ujar Nuril. ditulis Minggu, 16/3/2025.

Baca Juga :  Optimisme Pabrik Gula Blora di Tahun 2026

Ia menjelaskan bahwa faktor pemicu kekerasan dan perundungan sangat beragam, bergantung pada kondisi masing-masing sekolah.

Oleh karena itu, strategi penyelesaiannya pun tidak bisa diseragamkan.

“Dan penyelesaiannya tidak sama, untuk itu pentingnya kerja sama dengan kepolisian. Kita juga siapkan dukungan dari dinas sosial dan dinas kesehatan,” tegasnya.

Menurut Nuril, salah satu upaya yang terus digalakkan dengan pemanfaatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai momentum edukasi bagi siswa baru.

Baca Juga :  Gus Fahim : Akibat Efisiensi Anggaran Bedampak Pada Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Pendidikan di Blora

Sekolah-sekolah didorong untuk menggandeng berbagai pihak, termasuk dinas sosial, dinas kesehatan, dan kepolisian, guna memberikan wawasan dan pengetahuan terkait dampak negatif bullying.

Langkah-langkah ini menjadi bukti bahwa meskipun jumlah kasus kekerasan dan bullying di Blora tergolong rendah, pencegahan tetap menjadi prioritas utama.

“Kita gandeng berbagai pihak untuk memberikan wawasan kepada anak-anak agar mereka paham dan tidak terlibat dalam tindakan kekerasan maupun bullying,” imbuhnya.

Berita Terkait

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan
LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi
Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah
PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan
Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi
Efisiensi Anggaran, Dinas Pendidikan Blora Alokasikan Rp.4,8 Miliar untuk Rehab  Sekolah Negeri
PGRI Blora Dorong Pengesahan UU Perlindungan Guru, Tekankan Kenyamanan dan Kepastian Hukum bagi Pendidik
PGRI Blora Nilai Wacana Sekolah Enam Hari sebagai Evaluasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 07:44

Wakil Bupati Blora Janji Akan Bangun Buper Megah di Nglangitan

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:41

LAI DPC Blora Pastikan Status Tanah Asrama MAN Blora Sesuai Regulasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:13

Eva Monalisa Resmikan Asrama Putra di SMK Kristen Blora, Dorong Akses Pendidikan Layak bagi Siswa Luar Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:03

PGRI Blora Tuntaskan Pembentukan 18 Pengurus Cabang, Fokus Jalankan Program Pendidikan dan Kesejahteraan

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:06

Dinas Pendidikan Blora Kaji Regrouping Dua SD Negeri, 30 Sekolah Sudah Divisitasi

Berita Terbaru