Refocusing Anggaran Pusat Berdampak pada Pembangunan Infrastruktur di Blora

Avatar photo

- Wartawan

Rabu, 12 Februari 2025 - 19:48

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Blora, Mustopa di ruang kerjanya.

Ketua DPRD Blora, Mustopa di ruang kerjanya.

BLORA, BLORABARU.COM – Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan melakukan refocusing anggaran yang berdampak pada pemangkasan dana di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Blora.

Ketua DPRD Blora, Mustopa, mengungkapkan bahwa pemangkasan tersebut mencakup berbagai bidang.

Total pemangkasan anggaran untuk Blora mencapai kurang lebih Rp 65.168.432.000. Meski demikian, kebijakan tersebut tidak menghambat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemangkasan anggaran ini terdiri dari berbagai sektor, seperti pekerjaan umum dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 27.605.341.000. Selain itu, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk rekonstruksi jalan juga terkena pemangkasan sebesar Rp 20.861.000.000,” ujar Mustopa di ruangannya. Rabu, 12/2/2025.

Baca Juga :  Ratusan Paket Sembako Murah Disalurkan di Banjarejo Blora, Program “Bolone Danang” Disiapkan Rutin Tiap Bulan

Selain infrastruktur jalan, Mustopa menerangkan DAK di bidang irigasi juga mengalami pemotongan sebesar Rp 7.495.000.000.

Ditambah sektor pertanian tak luput dari kebijakan ini, di mana DAK fisik bidang pertanian berkurang Rp 8.000.260.000, serta DAK bidang pangan lainnya dipangkas Rp 1 miliar.

“Jadi, anggaran yang dipangkas oleh pemerintah pusat atau Kementerian Keuangan ini mayoritas ada di dua dinas, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian,” sebutnya.

Meski menghadapi pemangkasan anggaran, Mustopa menegaskan bahwa hal ini tidak akan berdampak signifikan pada pembangunan di Blora.

Baca Juga :  Kades Blora Banyak yang Kosong, PAW Masih Terganjal Aturan Baru

“Sebelum adanya refocusing, kami sudah mengalokasikan anggaran untuk membangun infrastruktur di Kabupaten Blora. Kami tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah direncanakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dengan adanya skema pinjaman daerah untuk menutupi kekurangan anggaran akibat pemangkasan ini.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, tetap dapat berjalan tanpa kendala.

“Alhamdulillah, dengan adanya pinjaman daerah, refocusing anggaran ini tidak berdampak signifikan pada pembangunan. Kami berharap ke depan Pemkab dan DPRD tetap bisa menganggarkan pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya sesuai harapan masyarakat Blora,” pungkas politisi PKB dari dapil empat tersebut.

Berita Terkait

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
Puluhan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Blora Masih Menunggu Perbaikan, Pemkab Andalkan CSR hingga Baznas
Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik
Ribuan Ruang Kelas di Blora Rusak, Dinas Pendidikan Ajukan Revitalisasi 200 Sekolah
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:11

BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05

Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 17:05

Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik

Berita Terbaru