Ratusan Istri Gugat Cerai di Pengadilan Agama Blora, Didominasi Pertengkaran Terus-Menerus

Avatar photo

- Wartawan

Jumat, 11 Juli 2025 - 05:49

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pengadilan Agama, Blora.

Kantor Pengadilan Agama, Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Angka perceraian di Kabupaten Blora kembali menunjukkan tren meningkat.

Hingga akhir Juni 2025, tercatat ratusan istri mengajukan gugatan cerai terhadap suami di Pengadilan Agama Blora.

Perceraian itu, mayoritas diakibatkan pertengkaran terus – menerus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kabupaten Blora, Anjar Wisnugroho, mengungkapkan kasus perceraian di Blora tergolong tinggi.

Setiap tahun jumlahnya ratusan bahkan bisa mencapai ribuan.

“Dari data yang kami himpun akhir Juni lalu, total kasus istri gugat suami mencapai 762 perkara,” ungkapnya ditulis Jumat, 11/7/2025.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Blora Tegaskan Polri Milik Masyarakat

Menurut Anjar, angka tersebut meningkat 45 perkara dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni sebanyak 717 perkara.

Tak hanya perkara cerai talak, jumlah suami yang menggugat cerai istrinya juga mengalami kenaikan.

“Hingga Juni 2025, totalnya mencapai 252 perkara. Tahun lalu di bulan yang sama sebanyak 239 perkara,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Anjar tren berbeda terlihat pada permohonan dispensasi kawin yang justru mengalami penurunan tajam.

Pada semester pertama tahun 2024, tercatat 225 permohonan, sedangkan tahun ini hanya 53 perkara.

Baca Juga :  Eva Monalisa Luncurkan Mobil Advokasi Berbasis AI, Pelayanan Hukum Untuk Akses Keadilan

Mayoritas gugatan cerai yang diajukan oleh istri dilatarbelakangi oleh konflik rumah tangga yang berkepanjangan.

“Sekitar 90 persen kasus cerai karena pertengkaran yang terus-menerus. Sisanya karena faktor ekonomi, KDRT, perjudian, dan salah satu pihak meninggalkan,” terangnya.

Anjar kembali mengungkapkan, meski alasan perceraian beragam, pertengkaran yang tak berujung masih menjadi penyebab utama retaknya rumah tangga di Blora.

“Banyak faktor sebenarnya, namun yang paling tinggi itu karena pertengkaran terus-menerus sehingga ada salah satu pihak yang mengajukan gugatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar
GASTRA Blora Makin Berdampak, 2.657 Penerima Manfaat dan 815 Anak Yatim Disantuni
Perbedaan Parkir Umum dan Parkir Khusus di Blora Menurut Perda
Ribuan Peserta Tumpah Ruah di Jalan Sehat Massal HUT PPDI Blora, Honda Beat Jadi Rebutan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:11

BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05

Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45

PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar

Berita Terbaru