Target Sertifikat Terhambat, PTSL Blora Terkendala Foto hingga Surat Warga Lambat

Avatar photo

- Wartawan

Kamis, 1 Mei 2025 - 10:55

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Blora, Rarif Setiawan bersama Sub Bagian Tata Usaha Machmud Destianto.

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Blora, Rarif Setiawan bersama Sub Bagian Tata Usaha Machmud Destianto.

BLORA, BLORABARU.COM – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Blora belum berjalan maksimal.

Kantor ATR/BPN Blora masih dihadang sejumlah kendala teknis dan administratif yang membuat target sertifikat di beberapa desa tak kunjung tercapai.

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Blora, Rarif Setiawan, mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama pelaksanaan PTSL terletak pada ketidaksiapan data foto bidang tanah yang menjadi dasar tindak lanjut penerbitan sertifikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan pengambilan foto yang melibatkan pihak ketiga ternyata tidak sepenuhnya mencakup bidang-bidang tanah yang bisa langsung diproses.

“Foto yang dihasilkan tidak semuanya siap ditindaklanjuti menjadi sertifikat. Ini membuat data tidak termanfaatkan secara maksimal,” ujar Rarif. ditulis Kamis, 1/5/2025.

Baca Juga :  Berikut Penjelasan Kabid Dinas PMD Blora tentang Ketahan Pangan dengan menggunakan Dana Desa

Akibatnya, kata Rarif capaian sertifikasi di sejumlah desa jauh dari target.

Masalah berikutnya muncul dari masyarakat sendiri. Banyak warga belum mengumpulkan dokumen penting seperti letter C, surat pernyataan fisik bidang tanah, hingga surat keterangan ahli waris.

Kelambatan ini otomatis memperlambat proses sertifikasi yang sebenarnya sudah dirancang untuk dipercepat lewat program PTSL

Tak hanya itu, bidang-bidang tanah yang sudah diukur pada tahun-tahun sebelumnya juga belum tuntas.

Banyak warga belum menerima hasil pengukuran secara penuh, dan sebagian besar dari mereka meminta dilakukan pengukuran ulang.

“Baru setelah pengukuran ulang, mereka bersedia datanya dijadikan sertifikat,” lanjut Rarif.

Ditegaskan Rarif, meski anggaran sudah tidak tersedia, permintaan masyarakat untuk pengukuran ulang menjadi tantangan tersendiri bagi petugas ukur.

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke - 80, Bupati Blora Tegaskan Fokus Pangan dan Energi

Mereka harus bekerja ulang secara mandiri dan dengan legawa demi menindaklanjuti data yang sudah ada.

Jika tidak, data hasil pengukuran akan terus menumpuk dan beban di BPN tanpa bisa difinalisasi menjadi sertifikat.

Permasalahan lain yang tak kalah menghambat adalah sengketa tanah antar warga.

Bila terjadi konflik kepemilikan, proses sertifikasi otomatis tertunda hingga persoalan selesai.

Terakhir dalam pernyataanya, Rarif menyoroti peran petugas dan perangkat desa.

Menurutnya, lambatnya koordinasi dan monitoring dari pihak desa dalam mengumpulkan berkas masyarakat turut memperlambat proses sertifikasi.

“Tentu saja, ini menjadi beban tambahan bagi kantor pertanahan,” demikian pungkas Rarif.

Berita Terkait

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar
GASTRA Blora Makin Berdampak, 2.657 Penerima Manfaat dan 815 Anak Yatim Disantuni
Perbedaan Parkir Umum dan Parkir Khusus di Blora Menurut Perda
Ribuan Peserta Tumpah Ruah di Jalan Sehat Massal HUT PPDI Blora, Honda Beat Jadi Rebutan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:11

BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05

Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45

PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar

Berita Terbaru