BLORA, BLORABARU.COM – Meningkatnya jumlah pengunjung menjadi alasan utama RSUD dr. R. Soetijono Blora melakukan pengembangan area parkir dengan menambah lahan di sisi belakang rumah sakit, tepatnya di kawasan eks Poltekkes.
Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Puji Basuki, menjelaskan pengembangan lahan perkir akan disertai penerapan sistem dua pintu masuk dan dua pintu keluar.
Skema baru itu, disiapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mempercepat akses keluar-masuk pengunjung sebagai bagian dari peningkatan pelayanan rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terkait lahan parkir, karena kebutuhannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung, kami kembangkan dengan penambahan parkir di belakang rumah sakit atau eks Poltekkes,” kata dr. Puji Basuki. Rabu, 8/7/26.
Ia menjelaskan, nantinya akses masuk kendaraan akan melalui dua titik, yakni pintu utama di bagian depan dan pintu tambahan di bagian belakang.
Sementara itu, akses keluar juga disiapkan melalui dua jalur, yaitu pintu belakang dan pintu samping kantin.
“Begitu pekerjaan sudah serah terima, segera akan kita berlakukan dua pintu masuk dan dua pintu keluar,” ujarnya.
Menurut dr. Puji, rumah sakit menargetkan sistem parkir baru tersebut dapat mulai beroperasi pada akhir tahun ini, setelah seluruh pekerjaan infrastruktur dan fasilitas pendukung dinyatakan selesai.
Selain memperluas akses kendaraan, RSUD R. Soetidjono juga menyiapkan sistem pembayaran parkir berbasis elektronifikasi.
Pengunjung diharapkan menggunakan kartu elektronik (e-toll) sebagai metode pembayaran utama untuk meningkatkan efisiensi pelayanan.
“Dengan catatan, sebenarnya kami menginginkan pembayaran secara elektronifikasi. Artinya kami ingin pembayaran menggunakan kartu, namun kami juga memfasilitasi pembayaran tunai untuk pintu keluar belakang,” jelasnya.
Lebih jauh ia kembali menerangkan, mesin parkir telah dipersiapkan untuk mendukung sistem tersebut.
Salah satu pintu keluar, yakni pintu sebelah barat, hanya akan melayani pembayaran menggunakan kartu elektronik tanpa menerima transaksi tunai.
“Karena itu kami tekankan kepada pengunjung RSUD dr. R. Soetijono Blora agar, jika memungkinkan, menggunakan e-toll dalam pembayaran parkir,” katanya.
Menurut dr. Puji, penerapan sistem pembayaran non-tunai dinilai lebih efektif dan efisien karena dapat mempercepat arus kendaraan tanpa menambah kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di area parkir.
“Kami berharap dengan pengunjung yang terus meningkat, pasien akan semakin mudah mendapatkan pelayanan,” pungkasnya.























Komentar