Edy Wuryanto Apresiasi Pemutihan Tunggakan BPJS Kelas 3: Langkah Tepat Lindungi Hak Kesehatan Rakyat

Avatar photo

- Wartawan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:58

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto di Balai Desa Tanggel, Rhandublatung, Blora.

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto di Balai Desa Tanggel, Rhandublatung, Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengapresiasi keputusan Presiden yang menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan kelas 3 mandiri bagi peserta bukan pekerja (PBPU).

Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah tepat untuk melindungi hak konstitusional warga atas pelayanan kesehatan.

Pernyataan itu disampaikan Edy di Balai Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Selasa, 21/10/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemutihan tunggakan iuran BPJS tersebut telah lama menjadi usulan Komisi IX DPR RI.

“Ini keinginan kami sejak enam bulan lalu, karena banyak masyarakat kehilangan hak konstitusional ketika sakit akibat menunggak iuran. Hak kesehatannya hilang karena tidak mampu membayar,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga :  KOIN Sukses Gelar Event Nasional di Blora

Menurut Edy, kebijakan pemutihan ini menjadi win – win solution.

Di satu sisi, masyarakat miskin bisa kembali mengakses layanan kesehatan tanpa beban tunggakan, sementara di sisi lain, BPJS akan memperoleh tambahan peserta aktif.

“Dengan adanya pemutihan, peserta kelas 3 mandiri yang menunggak cukup melunasi iuran berjalan. Secara nasional, ini justru akan meningkatkan pendapatan BPJS,” jelasnya.

Dikatakannya, kelas 1 dan kelas 2 BPJS Kesehatan merupakan segmen peserta mampu, sehingga tidak perlu mendapatkan keringanan.

“Mereka punya kemampuan finansial. Karena itu, saya mendorong pemerintah memperketat kepesertaan BPJS bagi orang kaya, agar prinsip gotong royong benar-benar berjalan,” tegasnya melanjutkan.

Artinya, konsep dasar BPJS adalah gotong royong, peserta mampu membantu peserta miskin.

Baca Juga :  RSUD dr R Soetijono Blora Miliki Alat Canggih C-Arm, Dukung Bedah Presisi Tanpa Rujukan ke Luar Daerah

Namun, ia menilai realitas di lapangan justru terbalik.

“Selama ini justru orang miskin yang menanggung orang kaya. Sementara di daerah 3T, layanan kesehatan masih minim,” kritiknya.

Lebih lanjut, Edy menjelaskan penghapusan tunggakan akan dilakukan secara terarah dan terdata by name by address dengan melibatkan BPS, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Direksi, dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan.

Pelaksanaan kebijakan ini, kata Edy pasti akan dimulai November mendatang.

“Tanggal 3 November nanti kami akan rapat bersama seluruh mitra kerja. Saya akan mengusulkan agar agenda pengawasan terhadap tunggakan BPJS ini segera ditindaklanjuti,” demikian tandas Edy Wuryanto politisi yang rutin turun kebawah tersebut.

Berita Terkait

RSUD Blora Perluas Pelayanan, Poli Sore Hadir dengan Tambahan Dokter Spesialis
Pengunjung Meningkat, RSUD dr. R. Soetijono Blora Siapkan Sistem Parkir Dua Pintu
Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang
BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan
BAZNAS Blora Salurkan Gerobak Usaha dan Dana Sosial, Penerima Sebut Proses Mudah dan Berdampak bagi Ekonomi Keluarga
Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru
PKB Sambangi Keluarga Korban di Blora, Luruskan Informasi yang Beredar
GASTRA Blora Makin Berdampak, 2.657 Penerima Manfaat dan 815 Anak Yatim Disantuni

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:19

RSUD Blora Perluas Pelayanan, Poli Sore Hadir dengan Tambahan Dokter Spesialis

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:34

Pengunjung Meningkat, RSUD dr. R. Soetijono Blora Siapkan Sistem Parkir Dua Pintu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34

Kenaikan Harga Pertamina Dex Ancam Distribusi Air Bersih BPBD Blora, Jatah Bantuan Berpotensi Berkurang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30

BPBD Blora Petakan Desa Terdampak Kekeringan, Armada Tangki Air Bersih Disiagakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05

Baznas Blora Kembali Salurkan Rp.300 Juta untuk Beasiswa Siswa Kurang Mampu, Fokus Penuhi Kebutuhan Tahun Ajaran Baru

Berita Terbaru