Setahun ASRI, Infrastruktur Masif dan Ekonomi Blora Melesat

oleh
oleh
Foto istimewa.

BLORA, BLORABARU.COM – Setahun kepemimpinan pasangan Arief Rohman dan Sri Setyorini (ASRI), sederet pencapaian berhasil ditorehkan.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan capaian kinerja satu tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati Sri Setyorini (pasangan ASRI) dengan menekankan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah, selama satu tahun ini bersama Budhe Rini pencapaian program infrastruktur lebih dari Rp.400 miliar. Hampir 99 ruas sudah dibangun, mulai dari jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, rumah sakit, dan infrastruktur lainnya,” ujar Arief Rohman, ditulis Kamis, 26/2/2026.

Bupati Arief menegaskan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Baca Juga :  Festival Literasi Blora 2025 Ajak Masyarakat Kembali Cinta Buku

Menurutnya, hasil pembangunan tersebut mulai terlihat dari meningkatnya kinerja ekonomi daerah.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Blora, pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 tercatat di atas 5 persen, meningkat signifikan dibandingkan 2024 yang berada di kisaran 3 persen.

Selain itu, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran juga menunjukkan tren penurunan.

“Indikator-indikator ini menunjukkan bahwa pembangunan di Blora berjalan sesuai arah yang kita tentukan. Jumlah pengangguran turun, didukung sektor pangan dan energi,” tambahnya.

“Apalagi dengan diizinkannya sumur rakyat, saya kira akan menambah lapangan kerja dan memperkuat pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinas PMD Blora Terbitkan SE Pencairan Dana Desa Tahap 1 Tahun 2025

Pada kesempatan tersebut, Bupati Arief juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Blora atas dukungan, doa, dan partisipasi selama satu tahun masa kepemimpinan pasangan ASRI.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di mana pun berada atas support, doa, dan dukungannya selama satu tahun ini,” ucapnya melanjutkan.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Bupati Arief mengakui tantangan efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah.

Namun, kondisi tersebut justru harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah, terutama melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Satpol PP Kabupaten Blora Terjunkan 75 Personil untuk Amankan Perayaan Tahun Baru 2025

“Kita mohon doanya agar di tahun kedua ini, meskipun ada efisiensi, justru menjadi pemicu untuk meningkatkan PAD dan sumber-sumber pendapatan lainnya,” katanya.

Bupati Arief juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai harapan yang belum sepenuhnya terwujud.

Pihaknya berkomitmen memaksimalkan sisa masa jabatan empat tahun ke depan untuk merealisasikan janji-janji pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kami mohon maaf karena masih banyak kekurangan dan harapan yang belum tercapai. Semoga di sisa waktu empat tahun ini bisa kita wujudkan bersama-sama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *