BLORA, BLORABARU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dindagkop UKM memastikan pembangunan Pasar Ngawen segera dimulai tahun ini setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberi kepastian anggaran Rp. 38 miliar.
Kepala Bidang Pasar Dindagkop UMKM Blora, Margo Yuwono, mengatakan pembangunan Pasar Ngawen sebesar Rp. 38 milyar dari Kementerian PUPR yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan masa pelaksanaan delapan bulan.
Saat ini proses lelang tengah berlangsung dan diperkirakan pemenangnya ditetapkan pada pertengahan Oktober 2025.
“Artinya, jika pemenang lelang sudah ditentukan pembangunan pasar Ngawen harus dimulai tahun ini,” ungkapnya diruang kerjanya. Rabu, 1/10/2025.
Sebelum pembangunan dimulai, kata Margo pihaknya telah menyosialisasikan rencana tersebut kepada pedagang.
Relokasi sementara disepakati akan dilakukan di lahan sekitar utara pasar, tepatnya di RW 3 Kelurahan Ngawen, serta di sekitar jalur Ngawen – Japah.
Margo menegaskan bahwa para pedagang tidak akan menerima kompensasi relokasi.
Mereka secara mandiri bersedia menempati lokasi baru yang sudah ditentukan bersama warga sekitar.
“Kemarin kami sudah survei, sebagian lapak yang akan ditempati sudah dibangun warga dan tidak ada kompensasi,” tegasnya melanjutkan
Selain relokasi, sesuai surat Kementerian PUPR meminta Pemkab segera merampungkan pembongkaran kios bekas kebakaran yang masih berdiri.
Langkah ini penting agar saat pembangunan dimulai, kondisi lahan sudah benar-benar siap.
“Pembangunan kembali pasar ini diharapkan menghidupkan kembali aktivitas perdagangan masyarakat serta meningkatkan perekonomian lokal,” pungkasnya.











