BLORA, BLORABARU.COM – Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat kembali digulirkan di Kabupaten Blora. 

Tim Penggerak PKK bersama BAZNAS Blora mengusulkan 32 warga dhuafa sebagai penerima bantuan ayam petelur.

Ketua TP PKK Blora, Ainia Sholichah, mengungkapkan selama ini pihaknya telah menjalin kerja sama, sinergi dan komunikasi yang baik dengan BAZNAS dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Kami diberikan kewenangan untuk mengusulkan 32 penerima manfaat, khususnya dari kalangan dhuafa,” ujarnya. Jumat, 6/2/2026

Ia menjelaskan, penerima bantuan kadang ayam petelor ini dipilih berdasarkan sejumlah kriteria diantaranya mampu merawat ayam petelur, masih memiliki tanggungan anak sekolah, memiliki penghasilan tidak menentu, serta kondisi rumah yang belum permanen.

“Saya berterima kasih kepada BAZNAS dan Pemkab Blora yang terus memperhatikan warga. Tujuannya agar bantuan ini bisa menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Pihaknya berharap program bantuan kandang ayam petelor ini dapat terus berlanjut.

“Saya berharap, program ini terus berjalan agar dapat membantu masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Blora, Sutaat, menegaskan bahwa lembaganya selama ini telah menjalin komunikasi yang baik dengan TP PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan.

“Selain program ayam petelur, kami juga telah lama menjalin pelatihan bersama, baik dengan BAZNAS Provinsi maupun di tingkat kabupaten,” jelasnya.

Sutaat memastikan, dana yang digunakan dalam program ini berasal dari zakat yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Tugas kami adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga yang kurang mampu,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Sutaat penerima bantuan tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif, salah satunya memiliki surat keterangan tidak mampu yang diterbitkan oleh pemerintah desa atau kelurahan setempat.

“Saya berharap, program bantuan ayam petelur ini mampu menjadi stimulus ekonomi bagi keluarga penerima manfaat, sehingga dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga,” pungkasnya.