Komisi C DPRD Blora Dorong Percepatan Perbaikan Jalan, Anggaran Jadi Tantangan Serius

oleh
oleh
Ketua Komisi C DPRD Blora, M. Mukhlisin.

BLORA, BLORABARU.COM – Ancaman jalan rusak masih membayangi keselamatan pemudik di Blora.

Di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi, DPRD Blora mendesak percepatan perbaikan infrastruktur agar risiko kecelakaan dan ketidaknyamanan perjalanan bisa ditekan.

“Utamanya untuk mitra kita, salah satunya DPUPR, sudah beberapa kali melakukan pertemuan dan percepatan pengerjaan infrastruktur,” ungkap  Ketua Komisi C DPRD Blora, M. Mukhlisin, Selasa, 24/2/2026.

Gus Sin berharap, sebagian besar pekerjaan infrastruktur jalan berlubang bisa diselesaikan sebelum Lebaran, mengingat beban pekerjaan di tahun 2026 tidak terlalu banyak.

Namun, ia mengakui penuntasan total jalan rusak masih sulit dicapai dalam waktu singkat.

“Kalau tuntas jalan rusak saya kira tidak bisa. Yang jadi keluhan saat ini adalah jalan provinsi,” keluhnya.

Baca Juga :  SMP Negeri 2 Blora Kembangkan Kelas Tahfidz sebagai Program Unggulan

Menurut Gus Sin, kerusakan jalan provinsi di wilayah Blora cukup parah, terutama di ruas Blora–Purwodadi yang menjadi jalur vital aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Harapan kami, pihak provinsi bisa segera menyelesaikan, paling tidak dengan menambal jalan berlubang agar para pemudik merasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Di sisi lain, politisi PKB tersebut mengungkapkan upaya perbaikan jalan di Blora saat ini masih terkendala keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.

Baca Juga :  Pemkab Blora Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat

Pada tahun anggaran 2026, DPUPR Blora hanya memiliki alokasi dana sekitar Rp.20 miliar untuk penanganan beberapa kilometer jalan.

“Sedangkan jalan rusak di Blora masih terhitung banyak sekali,” katanya.

Komisi C DPRD Blora, imbuh Gus Sin, terus mendorong pencarian sumber pendanaan tambahan.

Namun, proses tersebut tidak bisa terealisasi dalam waktu cepat.

“Kita masih mencari anggaran dari provinsi dan pusat, akan tetapi tidak secepat awal tahun,” jelasnya.

Pihaknya juga mendorong optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar proses lelang proyek bisa segera dilakukan dan pekerjaan fisik dapat dipercepat.

Baca Juga :  Ramai Dugaan Pertalite Tercemar, Pertamina Turun Tangan Cek SPBU Blora

Selain infrastruktur jalan, Komisi C DPRD Blora juga menaruh perhatian serius pada penerangan jalan umum (PJU).

“Penerangan jalan kita jelas seadanya, sesuai dengan anggaran dari kabupaten di titik-titik prioritas per kecamatan,” imbuhnya.

Ia mengajak semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama di bulan suci Ramadan dan Lebaran.

“Di masa-masa seperti ini kita harus bisa menahan diri, jangan sampai ada kegaduhan, ketidaknyamanan, dan mengurangi kekhusukan kita dalam beribadah, tanpa mengurangi profesionalitas kita dalam bekerja sesuai tupoksi masing-masing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *