Gen Z dan Perempuan Blora Dapat Perhatian Khusus, DPRD Dorong Anggaran Lebih Besar

oleh
oleh
Ketua DPRD Blora, Mustopa bersama anggota.

BLORA, BLORABARU.COM – Pemerintah Kabupaten Blora mendapat apresiasi atas peran aktifnya dalam mendukung generasi Z  kepentingan perempuan dan kelompok rentan.

Ketua DPRD Blora, Mustopa, menegaskan bahwa pemerintah telah mengakomodasi kepentingan perempuan dan kelompok rentan dalam berbagai program pembangunan.

“Alhamdulillah, untuk Kabupaten Blora ini peran pemerintah dalam mendukung peran Gen Z luar biasa,” ujar Mustopa. Kamis, 13/3/2025.

Tak hanya itu, Mustopa juga menyoroti keterlibatan aktif perempuan di DPRD Blora dalam mendukung perencanaan pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Baca Juga :  Blora Miliki Potensi Besar, Butuh Kolaborasi Apik Agar Investasi Masuk

Ia memastikan bahwa keberadaan perempuan di parlemen bukan sekadar simbolis, tetapi juga memiliki dampak nyata.

“Kita siap. Di belakang saya ada dewan dari perempuan yang siap mendukung aktivitas Musrenbang, bahkan sampai ke pelaksanaan program-programnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mustopa mengungkapkan bahwa dukungan anggaran untuk program berbasis Gen Z dan perempuan terus diperjuangkan.

Jika tahun lalu sudah dianggarkan, tahun ini DPRD menargetkan alokasi yang lebih besar.

Baca Juga :  ATR/BPN Blora Sertifikat Elektronik Gantikan Sertifikat Analog, Lebih Praktis dan Aman

“Untuk tahun ini harapan kita dianggarkan lebih banyak dari tahun kemarin. Dan semuanya sudah dianggarkan oleh Pemkab dan DPRD,” imbuhnya.

Mewakili perempuan, Anggota DPRD Blora Ratna Pancarini mengapresiasi Musrenbang Gen Z.

“Alhamdulillah, semua aspirasi dari pemuda Gen Z dapat tersalurkan dan terealisasi nantinya melalui kita sebagai wadah penyaluran aspirasi mereka,” ujar Ratna.

Baca Juga :  BAZNAS Blora Salurkan Bantuan Budidaya Ayam Petelor Tahap Kedua untuk 86 Mustahik

Ia juga menyoroti pentingnya kesetaraan gender dalam pemerintahan.

“Perempuan harus memiliki kesetaraan. Tidak ada perbedaan gender di antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan program pemerintah. Perempuan memiliki posisi dan hak yang sama dalam pemerintahan,” tandas Politisi PKB tersebut.