DP4 Kabupaten Blora Berikan Penghargaan kepada Pejuang Ketahanan Pangan

oleh
oleh
DP4 Kabupaten Blora berikan penghargaan kepada tokoh, kelompok tani sebagai pejuang ketahanan pangan.

BLORA, BLORABARU.COM – Dinas Pertanian, Pangan, Perkebunan, dan Peternakan (DP4) Kabupaten Blora memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh, kelompok tani dan kepala desa yang dianggap berjasa dalam memperkuat ketahanan pangan.

Acara penghargaan yang digelar di Pendopo Rumah Dimas Bupati Blora ini menjadi momen penting untuk mengapresiasi kerja keras para pejuang ketahanan pangan.

Kepala DP4 Kabupaten Blora, Ngaliman menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi yang telah dilakukan oleh para penerima penghargaan.

Baca Juga :  DPC PKB Blora Gelar Sekolah Kader Perubahan, Angkatan Pertama

“Kami ingin memberikan spirit dan penghargaan agar ke depan semua pihak yang terlibat dalam pertanian semakin bersemangat memajukan sektor ini,” ungkapnya, Senin, 30/12/2024.

Menurut Ngaliman, saat ini Kabupaten Blora berada dalam posisi yang cukup kuat dalam hal ketahanan pangan.

“Produksi padi di Blora menempati peringkat kelima di Jawa Tengah, sementara jagung berada di posisi kedua. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran besar petani, penyuluh, serta berbagai pihak terkait.” tandasnya.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Blora Raih Apresiasi dalam P5 Bertema Robotik

Lebih lanjut, pihaknya memastikan bahwa surplus pangan Blora telah membantu kabupaten lain di Jawa Tengah.

Hal ini membuktikan bahwa sistem pertanian di Blora telah berjalan dengan baik dan efektif.

Namun demikian, dirinya tidak menampik tantangan ke depan masih ada, hal itu perlu dilakukan evaluasi agar lebih baik.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Ngawen Blora Dikebut, 131 Kios Dirobohkan untuk Persiapan Kontrak Proyek Kementerian PU

Selanjutnya, tahun 2025, DP4 Blora berencana untuk melakukan identifikasi lebih mendalam terhadap berbagai permasalahan di sektor pertanian.

“Kami akan mengurai setiap kendala dan mencari solusi terbaik. Jika diperlukan, kami akan menggandeng pihak-pihak lain atau stakeholder untuk mendukung keberhasilan program ini.” demikian pungkas Ngaliman.