Persikaba Tembus 16 Besar Liga 4, Pemkab Blora Usulkan Rp.35 Milyar ke Kementerian PUPR untuk Stadion Kridaloka

oleh
oleh
Foto Persikabaofficial

BLORA, BLORABARU.CON – Prestasi Persatuan Sepak Bola Indonesia Kabupaten Blora (Persikaba) yang berhasil menembus babak 16 besar Liga 4 menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola Blora.

Seiring capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengusulkan anggaran sebesar Rp. 35 milyar kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pembangunan Lapangan Kridaloka Jepon.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen Persikaba, mulai dari manajemen, pelatih, manajer, pemain, hingga suporter.

Menurutnya, keikutsertaan Persikaba di Liga 4 sejak awal tidak dibebani target tinggi.

“Target awal Persikaba hanya ikut kompetisi, mengingat Blora sudah lama tidak berpartisipasi di liga. Saat menunjuk Mas Imron sebagai manajer, harapannya sebatas berpartisipasi. Alhamdulillah, justru bisa lolos hingga 16 besar, ini di luar ekspektasi kita,” ujar Arief Rohman ditemui di pendopo rumah dinasnya. Minggu, 25/1/2026.

Ia menambahkan, capaian tersebut turut memicu perhatian publik terhadap kondisi infrastruktur sepak bola di Blora, khususnya Lapangan Kridaloka Jepon.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke - 64, Pemkab Blora Dorong Pembinaan Generasi Muda Lebih Baik

Adanya respon dari pembaca dan pemirsa dengan pemberitaan yang sering di up, kata dia, menjadi kabar gembira dan dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk mengupayakan perbaikan fasilitas olahraga.

Arief mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR di Jakarta.

Baca Juga :  Usulan Perbaikan Sekolah di Blora Berbasis Dapodik, Diknas Tegaskan Wajib Survey

Usulan pembangunan Lapangan Kridaloka Jepon diajukan melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (PS) Kementerian PUPR.

“Alhamdulilah, kemarin saya dari Jakarta dan berkoordinasi dengan Kementerian PU, didukung DPR RI Mas Danang serta DPRD Blora Mas Chandra,” tambahnya.

“Rencana Minggu depan dijadwalkan ada rapat lanjutan untuk menindaklanjuti usulan pembangunan Lapangan Kridaloka Jepon dengan nilai sekitar Rp.35 miliar. Semoga bisa disetujui dan dibangun tahun ini,” jelasnya.

Ditegaskan Arief, pengajuan anggaran ke pemerintah pusat dilakukan karena keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blora.

Baca Juga :  Ribuan Anak di Blora Tidak Sekolah, Pemkab Berupaya Kembalikan ke Bangku Pendidikan

Skema ini, lanjut dia, serupa dengan pembangunan Pasar Ngawen yang sebelumnya juga didanai melalui anggaran pusat.

Ia berharap rencana pembangunan tersebut mendapat persetujuan, sehingga dapat menunjang pembinaan olahraga dan meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola di Blora ke depan.

“Semoga Lapangan Kridaloka bisa dibangun tahun ini. Mohon doa dari seluruh masyarakat Blora dan penggemar Persikaba. Semoga persepakbolaan Blora semakin maju dan bangkit kembali. Kami mohon maaf karena pembangunan ini harus menunggu, mengingat sumber anggarannya dari pusat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *