BLORA, BLORABARU.COM – Di tengah persoalan sampah yang belum tuntas, warga RT01 RW01 Kelurahan Mlangsen, Kabupaten Blora, justru menunjukkan solusi konkret.
Berkat kekompakan Ketua RT, ibu-ibu, dan warga, budi daya maggot yang dikelola secara swadaya kini berkembang pesat dan telah beberapa kali panen dalam enam bulan terakhir.
Lurah Mlangsen, Evi Kartikasari menegaskan Kekompakan warga RT01 RW01 menjadi faktor utama keberhasilan budi daya maggot.
“Kita mengapresiasi usaha Ketua RT01 RW01 beserta ibu-ibu. Artinya, jika tidak didukung ibu-ibu, tidak mungkin berjalan. Mereka harus kompak,” ungkapnya usai pelaksanaan Musyawarah Kelurahan (Muskel), ditulis Kamis, 15/1/2026.
Menurut Evi, penghargaan yang diberikan kelurahan merupakan bentuk perhatian sekaligus motivasi agar semangat serupa dapat ditiru oleh lingkungan lain di Kelurahan Mlangsen.
Ia menilai keberhasilan budi daya maggot tidak lepas dari peran aktif Ketua RT, dukungan ibu-ibu, serta kekompakan seluruh warga.
Budidaya ini, lanjutnya telah menginspirasi RT05 RW01 untuk mengembangkan budi daya maggot dengan konsep serupa.
“Ini dikarenakan ada kemauan dari Ketua RT-nya. Jika mereka kompak, pasti bisa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT01 RW01 Sundoko mengungkapkan perkembangan budi daya maggot terbilang cukup baik.
Maggot dibesarkan dengan memanfaatkan sisa makanan rumah tangga agar bisa dimanfaatkan dengan baik.
Namun demikian, ia mengeluhkan masih terdapat kendala pada ketersediaan bibit.
Hingga kini, pihaknya masih menunggu dukungan bibit dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Kita masih menunggu bibit dari DLH,” jelasnya.
Mengakhiri keterangannya, meski masih dalam skala sederhana, usaha budi daya maggot tersebut telah berjalan selama enam bulan.
“Kami sudah beberapa kali panen,” pungkasnya.









