Pendapatan Dindagkop UKM Blora 2025 Lampaui Target, Parkir Jadi Andalan 2026

oleh
oleh
Situasi antrian e parkir Pasar Sido Makmur Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora pada Tahun Anggaran 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Plt Sekretaris Dindagkop UKM Blora, Margo Yuwono, menjelaskan capaian PAD tercatat per 31 Desember 2025. Jika dipersentasekan, realisasi pendapatan mencapai 100,8 persen dari target.

“Alhamdulillah, realisasi PAD kita untuk tahun 2025 melampaui target. Dari target Rp.7,1 miliar, kita berhasil menembus Rp.7,7 miliar,” katanya, Jumat, 2/1/2026.

Baca Juga :  KOIN Sukses Gelar Event Nasional di Blora

Menurut Margo, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari retribusi sektor perdagangan.

Di antaranya meliputi pelayanan persampahan pasar, pelataran, los, penyewaan tanah, tempat parkir khusus, serta pemanfaatan fasilitas di luar area pasar.

Meski pendapatan meningkat, ia berharap capaian tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Namun demikian, Margo mengakui masih terdapat keterbatasan dalam optimalisasi layanan akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Pendapatan naik, tentu harapan kita pelayanan juga harus ditingkatkan. Tetapi ada beberapa hal yang belum bisa dimaksimalkan karena keterbatasan anggaran,” tegasnya.

Baca Juga :  Kenaikan PBB Blora 2025 Capai Rata - Rata 23 Persen

Margo menambahkan Tahun Anggaran 2026, Dindagkop UKM Blora ditargetkan lonjakan PAD yang cukup signifikan sebesar Rp.10 miliar.

Sektor perparkiran diandalkan dalam mencapai target tersebut.

“Target kita tahun 2026 naik cukup signifikan, dari Rp. 7,1 miliar menjadi Rp.10 miliar. Artinya sektor parkir yang akan kita andalkan,” jelas Margo.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Blora Teguhkan Komitmen Membentuk Generasi Berakhlak Mulia di Tengah Tantangan Era Teknologi

Dindagkop UKM Blora, lanjutnya  berencana memperluas penerapan sistem parkir elektronik (e-parkir) di sejumlah pasar tradisional, menyusul keberhasilan implementasi di Pasar Sido Makmur.

“Beberapa pasar akan kita terapkan parkir elektronik, namun tentu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasar, terutama ketersediaan lahan dan syarat teknis lainnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *