Blora Terpilih Young Ambassador Agriculture 2025 Mewakili Jawa Tengah, Anggota Komisi VII DPR RI Eva Monalisa Saatnya Anak Muda Tampil sebagai Motor Inovasi Pertanian

oleh
oleh
Anggota Komisi VII DPR RI, Eva Monalisa.

BLORA, BLORABARU.COM – Anggota Komisi VII DPR RI, Eva Monalisa, mengapresiasi terpilihnya Kabupaten Blora sebagai Young Ambassador Agriculture 2025 mewakili Jawa Tengah.

Ia menegaskan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan terhadap semangat dan potensi generasi muda Blora dalam sektor pertanian yang kini tak lagi identik dengan kerja kasar, tapi menjadi ladang usaha berbasis teknologi dan inovasi.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi terpilihnya Kabupaten Blora sebagai Young Ambassador Agriculture 2025 mewakili Jawa Tengah,” ungkap Eva. Jumat, 2/5/2025.

Menurut politisi PKB tersebut, capaian ini bukan hanya simbolik, melainkan mandat penting agar Blora tampil sebagai contoh nasional dalam mendorong inovasi pertanian yang digerakkan oleh anak muda.

Baca Juga :  Dewan Minta Pemkab Ambil Langkah Strategis Atasi Kondisi BUMD BWU

“Blora bisa jadi role model nasional dalam mencetak petani-petani muda visioner,” tegas Eva penuh harapan.

Eva menilai penghargaan ini sangat strategis karena dapat memicu kebangkitan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.

Di era digital, pertanian harus dipandang sebagai peluang usaha yang menjanjikan, bukan sekadar warisan profesi keluarga.

Untuk itu, Komisi VII DPR RI, tandas Eva, terus mendorong kebijakan lintas sektor untuk memperkuat UMKM, industri lokal, dan ekonomi kreatif, termasuk dalam bidang pertanian.

Baca Juga :  Ketua DPRD Blora Lakukan Hak Pilih di TPS, ajak Masyarakat Gunakan Hak Suara dengan Bijak

“Kami juga mendorong sinergi antara Kementerian Pertanian, Kemenkop UMKM, dan Kementerian Perindustrian agar program pemberdayaan pemuda seperti di Blora bisa berkelanjutan dan berbasis pasar,” jelasnya.

Dalam keterenagnya, Eva memastikan Blora sendiri dinilai punya potensi besar di sektor pertanian, seperti jagung, ternak sapi, hingga hortikultura.

Artinya, jika dikelola dengan pendekatan wirausaha dan teknologi, komoditas ini dapat meningkatkan nilai tambah lewat hilirisasi produk lokal yang melibatkan generasi muda.

Baca Juga :  Pemkab Blora Kucurkan Ratusan Milyar Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Dua Tahap

Namun, agar penghargaan ini berdampak nyata, Eva menekankan pentingnya tiga langkah konkret diantaranya penguatan ekosistem (pelatihan, permodalan, pasar), jaminan keberlanjutan program, serta keterlibatan aktif anak muda dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

“Mereka bukan objek, tapi subjek utama pembangunan pertanian masa depan,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Eva menitip harapan kepada para duta muda pertanian Blora.

“Jadilah pelopor perubahan. Bawa semangat, inovasi, dan tunjukkan bahwa bertani itu keren, modern, dan menjanjikan. Jadilah inspirasi bagi generasi muda Indonesia,” demikian harapan besar Eva Monalisa.