BLORA, BLORABARU. COM – GRIB Jaya Kabupaten Blora menyelesaikan deklarasi definitif kepengurusan periode empat tahun, menyusul konsolidasi organisasi di 16 kecamatan yang rampung.

Ketua GRIB Jaya Blora, Dwi Jatmiko, menyampaikan organisasi terus memperkuat struktur dan soliditas anggota melalui proses reorganisasi yang dinilai langsung oleh DPD dan DPP.

“Alhamdulilah, kita mengumpulkan 16 Kecamatan, Alhamdulillah dalam kurun waktu 2 minggu dan Alhamdulillah sampai 2,5 bulan ini kita sudah bisa melaksanakan deklarasi definitif untuk 4 tahun,” ungkapnya usai pelantikan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Kamis, 20/11/2025.

Menurut Dwi, GRIB Jaya Blora berkomitmen hadir dalam kontrol sosial, aktivitas sosial, termasuk penanganan bencana maupun keluhan masyarakat.

“Adapun bencana atau apa pun yang diperlukan masyarakat, kita selalu ada di situ. Untuk sosial, kita gerakkan dan kita mengawal progam dari Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Ia menegaskan GRIB Jaya Blora sejalan dengan program nasional yang digagas pemerintah pusat yakni Presiden Prabowo serta mendukung upaya menjaga stabilitas daerah.

“Sesuai slogan kita, kita cinta damai dan bersinergi dengan semua ormas untuk Blora kondusif,” imbuhnya.

Hingga kini, disebutkan Dwi jumlah anggota berseragam tercatat lebih dari 700 orang.

Keanggotaan tidak dipungut biaya alias gratis termasuk pembuatan kartu tanda anggota (KTA) dan seragam.

Organisasi, katanya, masih melakukan penggalangan internal untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan anggota.

“Kita gratiskan dari DPC dari kita pribadi. Tidak ada pemungutan biaya,” ujarnya.

Ia kembali menekankan GRIB Jaya Blora juga menjalin sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya, termasuk Squat  Nusantara dan Pemuda Pancasila.

Selain itu, GRIB Jaya Blora turut melakukan silaturahmi kepada tokoh-tokoh lokal untuk memperkuat komunikasi.

Pada evaluasi tahunan, lanjutnya DPD dan DPP memberikan nilai awal nol sebagai bagian dari prosedur penilaian.

Sehingga GRIB Jaya Blora melakukan reorganisasi melalui pemilihan terbuka.

Sebelumnya, struktur kepengurusan lama melalui tunjukan langsung. Artinya kepengurusan yang baru ini murni pemilihan.

Mengakhiri keterangannya, pihaknya menyatakan siap mengawal aduan masyarakat untuk pembangunan di Blora.

“Kami berharap anggota tetap solid dan satu komando. GRIB Jaya kita tegaskan tidak pakai proposal, tidak minta-minta, dan tidak premanisme. Di GRIB Jaya kita kerja, kerja, kerja dan kaya, kaya,” pinta Dwi memungkasi.