RSUD dr. R. Soetijono Blora Tuai Pujian dari Penilai IGA

oleh
oleh

BLORA, BLORABARU.COM – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), Wawan Mashudi, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Menurutnya, upaya tersebut mencerminkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya secara pribadi mengapresiasi segala inovasi yang dilakukan. Semangatnya untuk memastikan bahwa pelayanan masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu sangat terlihat,” ujar Wawan dalam acara Penilaian Validasi Lapangan Innovative Government Award (IGA) dari Kemendagri di Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Soetijono Blora, Selasa, 12/11/2024.

Baca Juga :  Bawaslu Blora Waspadai TPS Rawan karena Akses Internet dan Listrik

Sebagai penilai IGA, Wawan menyoroti bahwa meskipun Blora menghadapi berbagai keterbatasan, semangat yang ditunjukkan daerah ini untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat pelayanan publik layak diapresiasi.

“Ini membuktikan bahwa semangat daerah ini sangat tinggi. Saya lebih suka menangkap pesan yang secara tidak langsung disampaikan kepada pemerintah pusat dan daerah lain. Bahwa dengan keterbatasan yang ada, Blora tetap luar biasa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan digitalisasi yang kini menjadi kebutuhan esensial.

Baca Juga :  Sekolah Sisan Ngaji di Blora Jadi Benteng Moral

Selanjutnya, Wawan menjelaskan bahwa IGA menilai dua elemen utama, yaitu inovasi digital dan inovasi non-digital.

“Untuk inovasi digital, kami melihat apa yang telah dipresentasikan sebelumnya. Pemerintah pusat telah mengedarkan kebijakan khusus untuk mendorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dan transformasi digital kini berkembang di mana-mana,” jelasnya.

Baca Juga :  Edy Wuryanto Apresiasi Pemutihan Tunggakan BPJS Kelas 3: Langkah Tepat Lindungi Hak Kesehatan Rakyat

Pihaknya memastikan bahwa penghargaan atas inovasi-inovasi tersebut perlu diberikan, terutama dalam konteks digitalisasi layanan publik.

“Kami harus memberikan penghargaan atas semua inovasi yang memastikan transformasi digital dalam konteks layanan benar-benar terasa. Ini adalah salah satu upaya yang luar biasa dari bapak dan ibu di Blora.” demikian pungkas Wawan.