BLORA, BLORABARU.COM – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Blora menuntaskan pembentukan kepengurusan baru di seluruh cabang dan menegaskan komitmennya menjalankan program organisasi, pendidikan, serta kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.
Ketua PGRI Blora, Yatni, mengatakan kepengurusan baru langsung bergerak menjalankan program rutin organisasi, mulai dari konferensi cabang hingga konferensi kerja tingkat kabupaten.
“Kami punya 18 cabang. Alhamdulillah, seluruh pengurus baru sudah terbentuk dan sudah melaksanakan tugas,” kata Yatni, ditulis Selasa, 27/1/2026.
Selain program internal, lanjut Yatni PGRI Blora juga melaksanakan berbagai program yang merupakan turunan dari PGRI tingkat provinsi maupun nasional.
Program tersebut mencakup penguatan organisasi, peningkatan kapasitas guru, serta dukungan terhadap lembaga pendidikan di bawah naungan PGRI.
Dukungan terhadap sektor pendidikan juga dilakukan melalui Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP).
PGRI Blora, kata Yatni, memberikan dukungan terhadap sekolah-sekolah PGRI yang ada di daerah.
“Dari segi pendidikan lembaga sekolah, kami juga memberikan dukungan dari PGRI,” ujarnya.
Yatni mengakui kondisi sekolah-sekolah PGRI di Kabupaten Blora belum seluruhnya sehat.
Artinya, sejumlah sekolah masih mengalami keterbatasan jumlah peserta didik.
Karena itu, pengurus PGRI dan YPLP berupaya maksimal agar sekolah-sekolah PGRI tetap bertahan dan diminati masyarakat.
“Tidak semua sekolah PGRI kondisinya sehat. Ada beberapa sekolah dengan jumlah murid sedikit, sehingga kami berusaha maksimal agar anak-anak bisa bersekolah di lembaga PGRI,” imbuhnya.
Lebih jauh ia menambahkan di bidang sosial, PGRI Blora juga mengelola badan kesejahteraan sebagai bentuk kepedulian terhadap anggotanya.
Bantuan sosial diberikan kepada anggota PGRI yang telah pensiun serta anggota yang mengalami musibah.
Selain santunan dari PGRI Kabupaten Blora, anggota juga memperoleh Dana Santunan Kesejahteraan Guru (DSKG) dari PGRI Jawa Tengah.
“Kami dari PGRI terpanggil untuk hadir dan memberikan sedikit bantuan agar bermakna bagi anggota yang membutuhkan,” pungkas Yatni.









