BLORA, BLORABARU.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blora menegaskan sikap untuk tetap bergerak dan menguatkan basis daerah pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 PPP,
Ketua DPC PPP Blora, Muhammad Ahmad Faishol, secara terbuka menyampaikan rasa syukurnya di Harlah PPP yang ke 53.
Namun, diakuinya dirinya prihatin atas kondisi internal PPP di tingkat pusat yang dinilai belum sepenuhnya solid.
Situasi tersebut, menurutnya, berdampak langsung pada struktur di daerah yang kerap harus menunggu arahan pusat.
“PPP Blora prihatin dengan kondisi internal PPP di pusat. Harusnya struktur partai sudah mulai bergerak. Semoga PPP dapat suara dan kursinya bertambah,” ujarnya usai melaksanakan Harlah PPP, Sabtu, 10/1/2025.
Memasuki usia 53 tahun, Gus Faishol menyebut PPP Blora memilih memperkuat kaderisasi berbasis kyai dan santri untuk menjaga loyalitas konstituen di akar rumput.
“Di usia ke-53, kami fokus meningkatkan semangat kaderisasi, khususnya kyai dan santri, sesuai teman tahun ini merawat persatuan dan melanjutkan perjuangan umat,” katanya.
Ia menyampaikan sebagai bagian dari rangkaian Harlah, PPP Blora akan melakukan ziarah ke para kyai selama satu bulan penuh.
Agenda ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi ini upaya untuk menyemangati kader dan meningkatkan sturural partai agar bergerak.
Faishol menilai mekanisme partai yang cenderung top down kerap menjadi tantangan bagi daerah untuk bergerak lebih cepat.
Namun ia menegaskan, struktur di daerah tidak boleh pasif.
“Namanya partai, ada mekanisme top down. Kita bissmilah mensolidkan mesin partai,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, PPP Blora berencana menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah strategis memperkuat internal partai.
Muscab diharapkan melahirkan ketua yang mampu menyatukan struktur, memperbesar partai, dan memperbaiki partai secara bersama – sama.
“Ya setengah wajib. PPP harus tetap ada terus ini sesuai apa yang disampaikan Mbah Mun,” imbuhnya.
Di tengah absennya wakil PPP di DPR RI, Gus Faishol menegaskan bahwa PPP tetap memiliki peran konstitusional untuk berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mengakhiri pernyataan, ia menandaskan bahwa Fraksi PPP Blora terlibat aktif mengawal kebijakan daerah.
“Meski ada pengurangan anggaran, pembangunan jalan tetap berjalan. Kami mengapresiasi pembangunan infrastruktur jalan di Blora yang dilakukan Pak Bupati baik yang bersumber dari pusat maupun daerah,” pungkasnya.









