Gus Fahim : Akibat Efisiensi Anggaran Bedampak Pada Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Pendidikan di Blora

oleh
oleh
Foto Istimewa.

BLORA, BLORABARU.COM – Efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah pusat mulai terasa di daerah.

Tak hanya pembangunan jalan, infrastruktur pendidikan pun ikut terganggu.

Fokus anggaran yang kini diarahkan ke sektor pertanian membuat dua sektor vital jalan dan pendidikan harus gigit jari.

Baca Juga :  Kenaikan PBB Blora 2025 Capai Rata - Rata 23 Persen

Wakil Ketua Komisi D DPRD Blora, Ahmad Fahim Mullaby, menegaskan bahwa pemangkasan anggaran dari pusat berdampak besar pada daerah.

“Kita minta maaf soal infrastruktur. Banyak program perbaikan jalan dan pembangunan fasilitas pendidikan yang akhirnya dikurangi bahkan dibatalkan,” ujarnya kepada blorabaru.com, ditulis Minggu, 4/5/2025.

Pemerintah pusat, lanjut Gus Fahim, saat ini memang memprioritaskan ketahanan pangan.

Baca Juga :  PT BPR BKK Bangga Dukung Pemkab Blora Kendalikan Inflasi, Kabupaten Kembali Masuk Nominasi Innovative Government Award 2025

Fokus itu juga pernah disampaikan Bupati Blora, Tahun 2026 difokuskan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Namun, keputusan itu membawa konsekuensi. Menurut politisi Dapil V Kecamatan Banjarejo, Ngawen dan Tunjungan tersebut, kondisi ini menuntut Pemerintah Daerah (Pemda) lebih cermat dengan memanfaatkan anggaran yang tersisa.

Baca Juga :  Rekrutmen PPPK di Blora Tetap Berjalan Meski Ada Efisiensi Anggaran

“Kami hanya bisa mengawal agar anggaran yang sudah diefisienkan tetap tepat sasaran,” tegas politisi PKB dengan singkat.