BLORA, BLORABARU.COM – Upaya mendorong penguatan ekonomi kerakyatan terus dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Lanova Chandra Tirtaka. Bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.
Politisi Gerindra tersebut melakukan kunjungan kerja ke PT Agrinas Pangan Nusantara, salah satu BUMN yang bergerak di sektor pangan dan pertanian nasional.
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk membahas peluang kerja sama konkret antara Pemkab Blora dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, khususnya dalam pengembangan hilirisasi sektor pertanian dan peternakan yang berbasis pada potensi lokal Kabupaten Blora.
Dalam kesempatan itu, rombongan Pemkab Blora dan manajemen PT Agrinas Pangan Nusantara melaksanakan rapat pembahasan sejumlah poin kerja sama yang memungkinkan untuk segera direalisasikan di Kabupaten Blora.
Pembahasan difokuskan pada pemetaan potensi komoditas unggulan daerah, kesiapan infrastruktur, serta skema kemitraan yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat petani.
Lanova Chandra Tirtaka menjelaskan sebagaimana diketahui, Kabupaten Blora merupakan salah satu daerah dengan potensi pertanian yang sangat besar di Provinsi Jawa Tengah.
Blora dikenal sebagai lumbung jagung dan padi, dengan luasan lahan pertanian yang produktif dan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan regional.
Selain itu, Blora juga tercatat memiliki populasi sapi potong terbesar di Jawa Tengah, yang menjadi kekuatan utama sektor peternakan daerah.
Menurut Chandra, potensi tersebut harus diimbangi dengan langkah hilirisasi yang serius agar nilai tambah hasil pertanian dan peternakan tidak hanya dinikmati di hilir luar daerah.
Akan tetapi benar-benar berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat Blora.
“Saya bangga dan apresiasi kepada PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai BUMN yang memiliki kepedulian nyata terhadap kondisi petani dan peternak di Indonesia, khususnya di Kabupaten Blora.” jelasnya. Senin, 26/1/2025.
Ia menegaskan kehadiran BUMN di sektor pangan bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang keberpihakan pada petani, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi rakyat.
“Alhamdulillah, pertemuan yang awalnya tidak direncanakan pada minggu lalu saya bersama Bapak Direktur ternyata membuka ruang diskusi yang sangat luas,” ungkapnya.
Dari pertemuan itu, kata Chandra banyak hal strategis yang bisa di bahas.
“Hari ini saya mengajak delegasi yang lebih lengkap dari jajaran Pemkab Blora, yang pada intinya bagaimana kita bisa membangun kerja sama nyata untuk meningkatkan ekonomi rakyat Blora dan membuka peluang kerja sebesar-besarnya bagi warga Blora,” ujarnya.
Lebih lanjut, Chandra menekankan hilirisasi pertanian menjadi kunci agar petani tidak hanya berhenti pada proses produksi bahan mentah, tetapi juga terlibat dalam rantai nilai pengolahan, distribusi, hingga pemasaran.
Dengan demikian, petani dan peternak Blora dapat memperoleh nilai tambah yang lebih adil dan berkelanjutan.
“Tindak lanjutnya nanti dari PT. Agrinas akan berkunjung ke Blora Untuk melakukan pemetaan potensi dan kajian pembangunan kawasan Hilirisasi,” demikian pungkas Chandra politisi dapil lima tersebut.









