Tahan Imbang Klub Unggulan, Bupati Blora Nilai Persikaba Mulai Bangkit

oleh
oleh
Bupati Blora Arief Rohman, Forkopimda bersama tim pemain Persikaba Blora di Stadion Kridaloka Jepon, Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Persikaba Blora menunjukkan sinyal kebangkitan setelah mampu menahan imbang tim unggulan (Persiharjo) Sukoharjo dengan skor 1–1 dalam pertandingan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 di Stadion Kridaloka, Jepon, Blora.

Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan secara permainan Persikaba tidak kalah dari lawannya, meski menghadapi klub yang secara kualitas lebih unggul.

“Alhamdulillah, dari sisi permainan sebenarnya kita tidak kalah. Skor 1–1 ini semoga bisa memotivasi pertandingan berikutnya,” ungkapnya usai pertandingan, Rabu, 7/1/2026.

Menurut Bupati Arief, persiapan Persikaba sejauh ini sudah berjalan cukup baik.

Kemampuan tim Blora untuk mengimbangi Sukoharjo menjadi indikator positif bagi perjalanan Persikaba ke depan.

Sukoharjo ini klub unggulan, tapi kita sudah bisa mengimbangi. Saya sampaikan apresiasi dan semoga Persikaba bisa terus semangat, bahkan menjadi juara,” katanya.

Baca Juga :  Ribuan Kader Padati Blora Bersholawat, Muslimat NU Teguhkan Semangat Kebersamaan dan Khidmat

Disentil pembangunan Stadion Kridaloka, kata Bupati Arief pemerintah daerah mendukung kebangkitan Persikaba melalui penyediaan infrastruktur olahraga.

Salah satunya dengan mengupayakan pembangunan Stadion Kridaloka.

“Kita sudah mengusulkan ke Kementerian PUPR. Sudah ada sinyal lampu kuning menuju hijau. Anggaran sekitar Rp. 35 miliar dan semoga bisa di ACC tahun ini,” pintanya.

Lebih jauh ia menyampaikan kehadiran suporter yang memadati pertandingan menjadi penanda penting kebangkitan Persikaba Blora.

Baca Juga :  Pemanfaatan Media Sosial Jadi Fokus Pembinaan Diknas Blora

“Suporternya luar biasa. Ini menandai Persikaba akan bangkit kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer Persikaba Blora, Muhammad Imroni, mengaku bersyukur atas terselenggaranya pertandingan dan hasil yang diraih timnya.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas dukungan dan support suporter, Forkopimda, dan semua pihak. Saya bangga dan terharu karena perjuangan pemain begitu mati-matian,” ujar Imroni.

Menurutnya, hasil imbang tersebut terasa istimewa mengingat Persikaba merupakan tim yang baru terbentuk dengan waktu persiapan yang terbatas.

“Tim ini baru terbentuk. Bisa membuat skor seimbang saja sudah merupakan kehormatan bagi kami,” katanya melanjutkan.

Baca Juga :  Blora Jadi Rujukan Penanganan ATS

Dalam pertandingan tersebut Persikaba sebenarnya memiliki sejumlah peluang, namun belum mampu dimaksimalkan.

“Peluang sebenarnya banyak, tapi Tuhan punya rencana terbaik. Skor 1–1 ini jadi hasil sementara yang harus kami syukuri,” imbuhnya.

Mengakhiri keterangannya, Persikaba telah menjalani persiapan semaksimal mungkin, termasuk melakoni uji coba dengan sejumlah tim dari luar daerah meski dengan waktu yang relatif singkat.

“Pembentukan tim ini waktunya mepet. Target kami tidak muluk – muluk dan kami berusaha yang terbaik dengan mencari tiga point.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *