Pembangunan Pasar Ngawen Blora Dikebut, 131 Kios Dirobohkan untuk Persiapan Kontrak Proyek Kementerian PU

Avatar photo

- Wartawan

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:17

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, BLORABARU.COMPemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) mempercepat proses pembangunan ulang Pasar Ngawen.

Sebanyak 131 kios dan satu bangunan utama kini tengah dirobohkan untuk memenuhi syarat pembangunan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pasar Dindagkop UKM, Margo Yuwono, mengatakan percepatan pembongkaran dilakukan agar lahan pasar benar-benar kosong sebelum proyek konstruksi dimulai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat yang menekankan pentingnya kesesuaian desain dan kualitas bangunan.

Baca Juga :  PAD DPUPR Blora 2025 Meningkat Dibanding Tahun Lalu

“Sesuai dengan permintaan pemerintah pusat, pembangunan ulang Pasar Ngawen harus kosong agar sesuai desain dan memperhatikan kualitas bangunan yang aman,” ujar Margo, Rabu, 15/10/2025.

Ia menyebut bangunan kios yang dirobohkan sebanyak 131 kios, dan satu bangunan utama. Target pemerataan bangunan lama Pasar Ngawen segera selesai.

“Pembongkaran dilakukan dengan alat berat eskavator, pedagang sudah direlokasi dan aman dari aktivitas warga. Kami meminta warga untuk relokasi pada minggu lalu agar pembangunan ulang bangunan Pasar Ngawen segera dimulai,” ucapnya.

Margo kembali menegaskan pedagang telah direlokasi ke tempat yang aman dan jauh dari aktivitas pembongkaran.

Baca Juga :  RSUD Blora Terima Bantuan Alat Medis Kemenkes, Perkuat Layanan KJSU dan Tekan Rujukan Pasien

“Pedagang sudah direlokasi dan aman. Kami meminta mereka pindah sejak minggu lalu agar pembangunan bisa segera dimulai,” jelasnya melanjutkan

Setelah seluruh bangunan lama diratakan, proyek pembangunan Pasar Ngawen akan segera masuk tahap penandatanganan kontrak dengan pihak pelaksana.

“Penandatanganan kontrak pembangunan akan berlangsung antara 22 Oktober hingga 11 November 2025. Semua kegiatan ini bersumber langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” kata Margo memungkasi.

Berita Terkait

Puluhan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Blora Masih Menunggu Perbaikan, Pemkab Andalkan CSR hingga Baznas
Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik
Ribuan Ruang Kelas di Blora Rusak, Dinas Pendidikan Ajukan Revitalisasi 200 Sekolah
Jalan Ambles di Blora Belum Tuntas, DPRD Dorong Prioritas Anggaran 2027
Komisi C DPRD Blora Dorong Percepatan Perbaikan Jalan, Anggaran Jadi Tantangan Serius
Jelang Mudik, DPUPR Blora Kebut Perbaikan Jalan di Tengah Banyaknya Lubang
Jalan Vital Menuju Kawasan Wisata Tempuran Blora Rusak, Warga Pilih Gotong Royong
Jalan Menuju Wisata Tempuran Rusak, Kades Minta Perhatian Pemkab Blora

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 17:05

Blora Kekurangan 10 Ribu Titik Lampu Jalan, Dinrumkimhub Beralih ke PJUTS Demi Tekan Beban Listrik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:24

Ribuan Ruang Kelas di Blora Rusak, Dinas Pendidikan Ajukan Revitalisasi 200 Sekolah

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:46

Jalan Ambles di Blora Belum Tuntas, DPRD Dorong Prioritas Anggaran 2027

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:35

Komisi C DPRD Blora Dorong Percepatan Perbaikan Jalan, Anggaran Jadi Tantangan Serius

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:04

Jelang Mudik, DPUPR Blora Kebut Perbaikan Jalan di Tengah Banyaknya Lubang

Berita Terbaru