Tech Security Expo 2025 Digelar di Blora, Dorong Digitalisasi dan Peningkatan SDM Teknologi

oleh
oleh
Ketua Umum Komunitas Installer Nasional (KOIN), Agus Ariyanto saat memberikan sambutan Tech Security Expo 2025 di GOR Mustika Blora.

BLORA, BLORABARU.COM – Kabupaten Blora untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah ajang Tech Security Expo 2025 yang digelar di GOR Mustika, Jumat, 29/8/2025.

Ketua Umum Komunitas Installer Nasional (KOIN), Agus Ariyanto, menyebut Tech Security Expo ini merupakan yang pertama di Indonesia dan dipusatkan di Blora.

Menurutnya, pameran disertai praktik instalasi ini bertujuan meningkatkan kualitas teknisi sesuai standar operasional prosedur (SOP), terutama dalam aspek keselamatan kerja, kerapian, dan efisiensi waktu.

Baca Juga :  Berjalan 6 Bulan, Pendapatan E-Parkir Pasar Sido Makmur Blora Capai Angka Fantastis

“Konsep kegiatan ini menekankan praktik agar teknisi mampu bekerja sesuai standar dan masyarakat bisa mengenal teknologi keamanan lebih dekat,” ungkap Agus CCTV kepada wartawan.

Disampaikan pemilik CCTV Blora tersebut, acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.

Kegiatan berskala nasional ini menghadirkan 50 peserta dari hampir seluruh provinsi di Indonesia dengan 18 stan pameran produk teknologi keamanan seperti kamera CCTV, GPS, alarm, hingga fingerprint.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Blora Sabet 47 Medali di Popda

“Kami juga ingin mengajak masyarakat belajar teknologi agar tidak ketinggalan informasi,” ujar Agus.

Mewakili Bupati Blora, Hendi Purnomo Staf Ahli bidang hukum, pemerintahan dan politik menyampaikan apresiasi kepada komunitas installer nasional (KOIN) atas terselenggaranya kegiatan ini di Blora.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan enam visi dan 32 program kerja Bupati Blora, salah satunya digitalisasi pelayanan publik.

Baca Juga :  Blora Belum Tentukan UMK 2025, Dinperinnaker Tunggu Arahan Provinsi

Teknologi keamanan bisa menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan.

“Dengan perkembangan teknologi, mau tidak mau kita harus mengikutinya. CCTV dan perangkat keamanan lain bisa dikembangkan di jalan raya maupun pasar, sekaligus mendukung program nasional, termasuk swasembada pangan,” tandas Hendi.