Blora Ajukan Tambahan 92.400 Tabung Elpiji 3 Kg, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Bergerak

oleh
oleh
Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo.

BLORA, BLORABARU.COM – Pemkab Blora tak mau kecolongan dalam menghadapi lonjakan konsumsi energi saat Lebaran.

Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Blora, Kiswoyo, menegaskan bahwa distribusi energi di wilayahnya masih dalam kondisi terkendali.

Pengecekan tera di sejumlah SPBU pun menunjukkan hasil dalam batas aman.

“Intinya stok barang aman, dan kenaikan harga cenderung stabil,” ujar Kiswoyo dalam Rakor Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Perdagangan (EKUINDA) serta Kondusifitas Wilayah di Setda Blora, Senin, 24/3/2025. Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman.

Baca Juga :  131 Sekolah di Blora Dapat Kucuran DAU Rp18,6 Miliar, Perbaikan Masih Jauh dari Cukup

Ia mengungkapkan dengan alokasi harian 25.760 tabung, pemerintah Blora mengajukan tambahan 92.400 tabung elpiji 3 kg ke PT Pertamina.

Hal ini dilakukan guna memastikan stok tetap aman dan masyarakat tidak terjebak dalam krisis energi menjelang Hari Raya.

Baca Juga :  90 Persen Pasien RSUD Blora Pengguna BPJS, Manajemen Tegaskan Tak Ada Diskriminasi Layanan

Namun, di tengah jaminan pasokan energi, tren kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai terlihat.

Cabai merah yang sebelumnya dijual Rp27.500/Kg kini menyentuh Rp30.000/Kg, sementara bawang putih naik dari Rp36.000/Kg menjadi Rp40.000/Kg.

Bawang merah mengalami lonjakan drastis dari Rp28.000/Kg menjadi Rp43.000/Kg, dan daging ayam turut merangkak dari Rp33.000/Kg menjadi Rp36.000/Kg.

Baca Juga :  SMPN 1 Blora Bagikan 1000 Takjil di Bulan Ramadhan 1446 H

Di sisi lain, ada kabar baik bagi konsumen. Harga telur ayam justru turun menjadi Rp26.000/Kg, begitu pula dengan cabai rawit yang kini berada di angka Rp17.000/Kg.

Sementara itu, harga beras medium, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, kedelai, dan tepung terigu terpantau stabil.