BLORA, BLORABARU.COM – RSUD dr. R. Soetijono Blora bersiap menerima bantuan alat kesehatan (alkes) dari Kementerian Kesehatan pada 2026.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD Blora, dr. Farida Laela, mengatakan pihaknya baru saja mengikuti pertemuan dengan Kementerian Kesehatan terkait mekanisme distribusi bantuan tersebut, khususnya untuk alat utama seperti cath lab,Ct Scan 64 slide dan mamografi
“Rencana kita akan mendapatkan bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Saat ini kami baru melaksanakan zoom meeting terkait distribusi alat, utamanya cath lab,” ujar Farida. Senin, 30/3/2026.
Ia menjelaskan, proses pengadaan tidak hanya menyangkut pengiriman alat, tetapi juga kesiapan manajemen rumah sakit, terutama terkait standar K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dan PPI nya
Dalam tahapan berikutnya, vendor akan menyiapkan berbagai aspek teknis dan non-teknis sesuai ketentuan.
“Prosedur manajemen berkaitan dengan K3 dan PPI menjadi perhatian. Selanjutnya vendor yang ditunjuk Kemenkes dan RSUD akan mempersiapkan hal-hal tersebut,” jelasnya.
Menurut Farida, bantuan alkes tersebut ditargetkan diterima RSUD Blora pada tahun 2026.
Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian lanjutan dari Kementerian Kesehatan terkait jadwal pengirimannya
“Namun, kita masih menunggu dari Kemenkes,” imbuhnya.
Ia menegaskan, kehadiran alat seperti cathlab dan mamografi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan layanan medis di RSUD Blora, khususnya dalam penanganan kasus neurologi intervensi,radiologi intervenai dan jantung intervensi serta deteksi dini kanker payudara.
Dengan fasilitas tersebut, pasien diharapkan kedepannya ɓisa ditangani di RSUD Soetijono tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan layanan tersebut
“Dengan bantuan ini, diharapkan dapat melakukan tindakan di RSUD. Sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke luar daerah,” kata Farida.
















