Penyumbang Terbesar Angka Kematian Bayi di Blora Disebabkan oleh Faktor ini?

- Jurnalis

Rabu, 26 Juli 2023 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, BLORABARU.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Blora mencatat angka kematian bayi di kota penghasil kayu terbaik di dunia ini terhitung tinggi.

Kematian bayi ini sebagian besar disebabkan oleh berat badan lahir rendah (BBLR).

Atas kondisi tersebut, dinas setempat mengoptimalkan pelayanan dengan melakukan pelatihan dan sosialisasi untuk menekan angka kematian bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk angka kematian bayi di Kabupaten Blora cukup lumayan tinggi pada Tahun 2021 sebanyak 118 kasus, di Tahun 2022 118 kasus dan Alhamdulillah di pertengahan tahun sampai Bulan Juli 42 kasus.” ungkap Dinas Kesehatan Kabupaten Blora melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr.Diah Pusparini saat ditemui diruang kerjanya. ditulis Selasa, 26/7/2023.

Dengan demikian pihaknya berharap mudah mudahan di Tahun 2023 ini angka kasus kematian pada bayi turun.

Diah demikian panggilannya menambahkan untuk menekan angka kasus kematian bayi. Dinas Kesehatan melakukan upaya pemenuhan sarpras di semua puskesmas dan rumah sakit.

Baca Juga :  Harlah Kesehatan Nasional ke 57, Ini Pesan yang Disampaikan Kepala Dinkes Blora

Selain itu sarpras di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan (FKPL).

Serta dukung dengan pelatihan yang dilakukan oleh tim PONED ( Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar)

“Tim tim ini sudah terlatih meliputi dokter, bidan dan perawat sebanyak tiga orang di masing masing puskesmas untuk menangani persalinan.” katanya.

Meski demikian, pihaknya mengaku sebagian besar hampir 50 persen angka kematian bayi disebabkan karena berat badan lahir rendah (BBLR) dan anemia.

Sedangkan faktor penunjang berat badan lahir rendah (BBLR) disebabkan oleh ibunya yang Kekurangan Energi Kronis (KEK) atau kurang gizi.

Untuk itu, lanjut kata Diah perlunya untuk mengintervensi remaja putri dengan minum tablet tambah darah untuk mencegah anemia khususnya untuk mencegah terjadinya bayi lahir dengan BBLR.

Baca Juga :  Kepala Dinkes "Secara Administrasi Blora Harusnya Sudah PPKM Level Satu"

“Perlu diketahui bayi badan lahir rendah (BBLR) itu beresiko stunting.” imbuhnya meneruskan.

Kembali Diah mengatakan bahwa pelayanan posyandu di Kabupaten Blora terhitung sangat bagus.

Ia mengajak kepada orang tua agar balita secara rutin di bawa ke posyandu di wilayahnya masing masing.

“Jangan hadir hanya pada Bulan Februari dan Bulan Agustus namun harus secara rutin ini dilakukan untuk tumbuh kembang si bayi.” pintanya.

“Kalau ibu Hamil perlunya untuk ANC minimal enam kali, USG minimal dua kali dan harus dilaksanakan dan rutin minum tablet tambah darah sesuai anjuran dokter serta minum vitaminnya karena ini penting untuk ibu dan bayinya dan jangan lupa perhatikan gizinya.” demikian dr. Diah memungkasi.

Berita Terkait

Cegah HIV, Dinas Kesehatan Blora Sasar Pelajar SMA dan SMP
Tingginya Pasien Jantung, RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu Berharap Layanan BPJS Kesehatan 
Integrasi Layanan Primer Mudahkan Layanan Kesehatan di Blora
Foging Kurang Efektif, Dinkes Blora Ajak Masyarakat Terapkan PSN
Awal Tahun, Kasus Demam Berdarah di Blora Melonjak
Dinas Kesehatan Blora Lakukan Fogging, Masyarakat Diminta Waspada
Dinkes Blora Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Imunisasi Polio
Ribuan Masyarakat Ikut Meriahkan Puncak HKN ke 59

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 07:40 WIB

Cegah HIV, Dinas Kesehatan Blora Sasar Pelajar SMA dan SMP

Kamis, 4 April 2024 - 07:22 WIB

Tingginya Pasien Jantung, RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu Berharap Layanan BPJS Kesehatan 

Rabu, 28 Februari 2024 - 05:53 WIB

Integrasi Layanan Primer Mudahkan Layanan Kesehatan di Blora

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:43 WIB

Foging Kurang Efektif, Dinkes Blora Ajak Masyarakat Terapkan PSN

Jumat, 26 Januari 2024 - 11:38 WIB

Awal Tahun, Kasus Demam Berdarah di Blora Melonjak

Jumat, 26 Januari 2024 - 10:36 WIB

Dinas Kesehatan Blora Lakukan Fogging, Masyarakat Diminta Waspada

Selasa, 16 Januari 2024 - 21:08 WIB

Dinkes Blora Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Imunisasi Polio

Senin, 20 November 2023 - 08:07 WIB

Ribuan Masyarakat Ikut Meriahkan Puncak HKN ke 59

Berita Terbaru

Info Kesehatan

Cegah HIV, Dinas Kesehatan Blora Sasar Pelajar SMA dan SMP

Kamis, 20 Jun 2024 - 07:40 WIB

Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Ngawen.

Infrastruktur

Pembangunan Pasar Ngawen Tertunda

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:53 WIB

Kepala SMP 3 Blora, Trimo Legowo

Info Pendidikan

SMP 3 Blora Prioritaskan Pendidikan Karakter 

Jumat, 14 Jun 2024 - 18:49 WIB

Dindagkop UKM Blora ajukan Pasar Sido Makmur Blora bersertifikat SNI

Info Publik

Harapan Besar Pasar Sido Makmur Ber SNI

Jumat, 14 Jun 2024 - 05:51 WIB