BLORABARU
Beranda Advetorial Lima Ruas Jalan Diusulkan Dapat Inpres Tahun Depan

Lima Ruas Jalan Diusulkan Dapat Inpres Tahun Depan

BLORA, BLORABARU.COM– Setelah berhasil dapatkan pembangunan tiga ruas jalan lewat Instruksi Presiden (Inpres) pada 2023, Pemkab Blora kembali ajukan pembangunan lewat inpres untuk 2024.

Setidaknya, ada lima ruas yang diajukan. Tiga ruas jalan yang dibangun lewat inpres pada 2023 yakni Jalan Temulus (Randublatung)- Sumber (Kradenan) dan jalan Wulung (Randublatung) – Klatak (Jati). Dan jalan kabupaten ruas Randublatung – Getas, tembus Ngawi, Jawa Timur.

Baca juga :  PDIP Blora Optimis Menangkan Pemilu 2024

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blora Yudi Kristiawan mengatakan untuk 2024 pemerintah kabupaten Blora mengusulkan lima ruas jalan agar kembali mendapatkan bantuan lewat skema Inpres.

Lima ruas jalan itu meliputi Jalan Cabak-Bleboh. Kemudian kelanjutan pembangunan Jalan Randublatung-Getas Ngawi yang saat ini dibangun sebagian.

Ketiga ruas Jalan Japah-Tunjungan. Berikutnya Jalan Nglangitan-Tunjungan. Dan ruas Jalan Seso-Kepoh.

‘’Untuk Bleboh prioritas pertama inpres 2024. Sebenarnya untuk di RAPBD 2024 sudah muncul,’’ jelasnya.

Baca juga :  Guru PAUD Persembahkan Tari Kolosal Menyambut HUT Blora

Menurutnya jika hanya mengandalkan APBD pembangunan ruas jalan tersebut tak tuntas. Sehingga diprioritaskan untuk usulan Inpres 2024.

‘’Upaya ini untuk bisa segera tuntas sampai ke perbatasan Bojonegoro,’’ tuturnya.

Dari lima ruas itu, masing-masing yang diusulkan untuk mendapatkan Inpres yakni 5-7 kilometer. Sehingga total sekitar 30 kilometer. Dengan anggaran mencapai Rp 115 miliar.

‘’Untuk beberapa jalan karena di wilayah hutan, kami sudah koordinasi dengan perhutani,’’ ungkapnya.

Baca juga :  Bawaslu Blora Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Sementara itu, Seorang warga yang biasa melintas Jalan Getas (Randublatung – Ngawi), Sutomo menyebut dirinya dan warga setempat akui sudah bertahun-tahun menanti perbaikan jalan itu. Karena kondisinya memprihatinkan. Dan rusak parah.

‘’Dulu lewat sini sering ndlosor (jatuh). Semoga setelah selesai pembangunannya ini jadi berkah buat kami,’’ terang pria yang berprofesi sebagai petani Jagung itu. (ADV.DIKOMINFO BLORA)

Komentar
Bagikan:

Iklan