BLORABARU
Beranda Advetorial Kurangi Risiko Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang, DLH Blora Lakukan Langkah Ini

Kurangi Risiko Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang, DLH Blora Lakukan Langkah Ini

BLORA, BLORABARU.COM – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) wilayah setempat mulai melakukan monitoring pohon.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya pohon tumbang saat musim penghujan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ary Suhartono, selaku Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Keanekargaman Hayati (PPKLHPKH) pada awak media, Senin (11/12/2023) pagi

Menurutnya, giat monitoring pohon-pohon ayoman sudah menjadi tugas dan kewenangan DLH dan bidangnya.

Baca juga :  Istri Dan Karyawati ASN Blora Berkebaya

“Ini bulan Desember artinya curah hujan mulai turun, ada potensi akan hujan lebat, angin kencang. Pohon-pohon yang berada di pingir jalan itu ditanam dengan tujuan sebagai ayoman atau berteduh dan melindungi terik sinar matahari. Dan meski begitu, keberadaannya harus dimonitoring agar tidak menganggu pengguna jalan dan masyarakat, khususnya ketika musim hujan datang,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pihaknya terus memantau kondisi pohon-pohon ayoman.

Baca juga :  PDIP Blora Optimis Menangkan Pemilu 2024

“Jika pohon tersebut rawan tumbang, maka kami akan upayakan pemotongan atau penebangan, termasuk saat musim hujan,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa serta-merta melakukan penebangan pohon ayoman. Sebab, pohon ayoman termasuk aset daerah.

Sehingga, diperlukan izin terlebih dahulu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, untuk melakukan penebangan.

“Ada prosedur yang kami lalui sebelum melakukan penebangan. Langkah pencegahan untuk meminimalkan dampaknya ranting dahan, pohon tumbang, Dan sejauh ini ada banyak laporan yang masuk ke kami. Serta, ada beberapa yang minta ditebang, tapi baru dilakukan prosedurnya,” ungkapnya.

Baca juga :  Jembatan Badong Diresmikan Bupati Blora, Kedepan akan Jadi Jalur Alternatif

Yang akan dilakukan selanjutnya adalah pemotongan pohon yang tinggi dan memangkas ujung pohon demi mengurasi risiko bencana akibat angin kencang.
Untuk itu, pihaknya kembali meminta kepada masyarakat dan khususnya pengendara roda dua maupun roda empat untuk berhati-hati serta waspada akan pohon tumbang. (ADV. Dikominfo Blora)

Komentar
Bagikan:

Iklan