BLORABARU
Beranda Info Publik Dua Faktor Penting Perkembangan Anak

Dua Faktor Penting Perkembangan Anak

BLORA, BLORABARU.COM – Peran orang tua diera teknologi dewasa ini sangat penting. Hal ini mengundang keprihatinan dinas setempat.

Untuk itu Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora mengajak orang tua agar lebih peduli dan memperhatikan perkembangan anak.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos P3A) Kabupaten Blora, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Amida Hayu Kristiana menyebutkan perkembangan anak dipengaruhi dua faktor media sosial (Medsos) dan lingkungan keluarga.

“Artinya, orang tua harus terlibat aktif sejauh mana penggunaan teknologi utamanya internet dan komunikasi yang baik dengan anaknya.” ungkapnya kepada wartawan di kantor dinas setempat. Selasa, 26/2023.

Baca juga :  Dinkominfo Blora Gandeng Pewarta Menimba Ilmu Konvergensi Media

Menurut Amida sapaan akrabnya ini menjadi faktor penentu atas perkembangan anak itu sendiri.

Untuk mengantisipasi itu, pihaknya terus mengupayakan dengan memberikan sosialisasi, edukasi keteman teman sebayanya melalui forum anak.

“Dimana kalau yang memberikan nasihat temennya sendiri kecendrungan akan dipahami dan dilaksanakan dari pada orang tuanya sendiri.” kata Amida.

Upaya ini agar maksimal, lanjut Amida pemerintah berkomitmen memenuhi hak anak sebagaimana amanat konstitusi.

“Forum Anak merupakan mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan anak. Dan menjadi wadah dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak yang dibentuk secara mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, desa dan kelurahan.” bebernya meneruskan.

“Dengan demikian, keterlibatan anak sangat penting sebagai pelopor dan pelapor.” ujarnya.

Baca juga :  GANDENG PEM AKAMIGAS CEPU UNTUK SESARENGAN MBANGUN SDM BLORA

Kembali ia mengungkapkan pelopor yang
dimaksud mengacu kepada peran anak untuk berkontribusi aktif dalam berbagai upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di sekitarnya.

Artinya, dengan mengajak temannya dalam kegiatan positif agar terhindar dari pergaulan bebas yang sifatnya merusak.

Bukan cukup sampai disini, upaya lain dengan melakukan sosialisasi di tingkat sekolah, desa dan kecamatan.

Baca juga :  Ngobrol Bersama SMSI Jateng, Mendorong Perusahaan Pers Berbadan Hukum

“Sering, melakukan sosialisasi dengan datang langsung atau atas permintaan sekolah. Dimana setiap awal tahun ajaran atau MPLS ada forum anak go to school.” imbuhnya.

Jadi, ungkap Amida mereka memberikan sosialisasi ke siswa baru untuk memperkenalkan anak untuk diajak gabung.

Dan menyampaikan hal hal positif tentang pemenuhan hak anak antara lain hak untuk hidup, hak tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi.

“Kita berharap dengan adanya forum anak ini bisa mendorong anak ke hal hal yang positif.” demikian pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan