Dirut Perum Bulog, Tinjau Penggilingan Produksi Beras di CV Sumber Makmur Blora

- Jurnalis

Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA, BLORABARU.COM – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi didampingi Bupati Blora, Arif Rohman meninjau tempat penggilingan dan produksi beras di CV Sumber Makmur, di Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Blora,  Jawa Tengah.

Kedatangannya itu untuk memastikan bahwa harga beras yang mahal di pasaran saat ini, akan segera turun.

Menurutnya, harga beras mahal lantaran panen dari petani yang belum masuk dan banyak belum datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya lihat ini di daerah Ngawen, Randublatung dan Blora sudah mulai banyak yang panen. Produknya mulai ada juga, dan ini nanti akan dipasarkan di pasar modern dan tradisional, dengan harga yang sesuai HET.” ungkapnya. Sabtu, 24/2/2024.

Baca Juga :  Discount casino yeni giriş

Ia tidak menampik di beberapa tempat ada harga beras mahal, kata Bayu jika ini nanti sudah berjalan tentu harga akan normal kembali.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa produk lokal di Ngawen tersebut merupakan mitra bulog.

Dengan ketersedian beras di lapangan untuk menjaga kestabilan harga beras. Dan, tentunya dibawah bimbingan Bupati Blora.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan selama ini bulog terus memasok kebutuhan beras di pasaran.

“Kita terus meningkatkan produksi dan ini sudah jalan produksi, tentunya jika sudah masuk pasar lagi tentu harga akan normal kembali. Yang jadi kunci itu justru yang swasta.” jelasnya melanjutkan.

Mantan Wakil Menteri Perdagangan tersebut mengaku langkanya beras diakibatkan karena petani belum panen.

Baca Juga :  Practicing an Attitude of Gratitude

“Tapi sekarang ini Alhamdulillah sudah mulai panen dan ini tentu berkat kerja keras Bupati dan seluruh jajarannya, produksi mulai datang dan ini akan segera mengisi pasar,” imbuhnya.

Oleh karena itu, untuk menekan harga beras yang mahal, pihaknya, meminta agar beras-beras dari swasta segera didistribusikan ke pasar.

Sehingga harga beras bisa menjadi normal kembali. Dan, terkait dengan impor beras, akan tetap mengutamakan beras beras lokal milik petani.

“Impor kita lakukan untuk memperkuat stok, tapi yang paling penting adalah beras lokal untuk masuk dulu ke pasar dan itu kuncinya.” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Blora Temukan Fosil Gading Gajah Purba di Sungai Bengawan Solo
Teh Point Indonesia Gelar Lomba Mengambar
Mantan Ketua DPRD Blora, Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua DPC HKTI Blora
Blackjack-deluxe
Wakapolri Resmikan Rumah Sakit Bhayangkara Blora
Discount casino yeni giriş
Polres Blora Gelar Konferensi Pers Penindakan Knalpot Brong
Онлайн Калькулятор: Простое Скользящее Среднее

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:24 WIB

Warga Blora Temukan Fosil Gading Gajah Purba di Sungai Bengawan Solo

Minggu, 25 Februari 2024 - 16:36 WIB

Teh Point Indonesia Gelar Lomba Mengambar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:14 WIB

Dirut Perum Bulog, Tinjau Penggilingan Produksi Beras di CV Sumber Makmur Blora

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:58 WIB

Mantan Ketua DPRD Blora, Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua DPC HKTI Blora

Rabu, 7 Februari 2024 - 00:30 WIB

Blackjack-deluxe

Berita Terbaru

Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf, Bambang Cahyo Murdoko memberikan  penghargaan kepada Bupati Blora,Arief Rohman.

Budaya & Wisata

Desa Wisata Bangowan Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia

Minggu, 14 Jul 2024 - 09:44 WIB

Budaya & Wisata

Desa Wisata Bangowan Punya Potensi Besar

Jumat, 12 Jul 2024 - 21:05 WIB

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora saat memberikan sosialisasi BLT DBHCHT.

info sosial

Tahun 2024, Jumlah Kuota BLT DBHCHT di Blora Turun

Kamis, 11 Jul 2024 - 17:38 WIB

Gala Dinner di ballroom Hotel Kyriad Arra. Cepu,

Budaya & Wisata

Finalis Duta Wisata Blora Diharapkan Bisa Jadi Entrepreneur Tourism

Rabu, 10 Jul 2024 - 07:56 WIB