BLORABARU
Beranda Berita Desa & Kelurahan Bumdesma Dipersiapkan untuk Melayani Jenis Usaha Lainnya bukan Hanya Simpan Pinjam

Bumdesma Dipersiapkan untuk Melayani Jenis Usaha Lainnya bukan Hanya Simpan Pinjam

BLORA, BLORABARU.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Blora memberikan sosialisasi dan pendampingan fasilitasi percepatan transformasi Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) menjadi BUMDesMa di 14 kecamatan.

Demikian keterangan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sunarno saat ditemui diruang kerjanya. Rabu, 5/4/2023.

“Pelaksanaan ini atas dasar PP11 Tahun 2021 dan dalam pelaksanaannya Permendes 15 Tahun 2021.” bebernya.

Kemudian Sunarno menjelaskan dari UPK harus melaksanakan audit eksternal terlebih dahulu.

Yang melaksanakan audit bebas dalam artian dari perguruan tinggi baik dari Surakarta, Semarang namun klasifikasinya bonafit dan itu kewenangannya dari UPK masing masing.

Baca juga :  Kepala DLH Blora "Satu Desa Satu Bank Sampah"

“Di Kabupaten Blora ada 14 UPK kecuali di Kecamatan Cepu dan Blora, karena untuk Cepu dan Blora ada progam P2KP.” sebutnya.

Selanjutnya, hasil audit eksternal itu untuk direview ke inspektorat setelah itu disampaikannya ke Dinas PMD.

Kemudian agar dibentuk Bumdesma atas kesepakatan dan penyertaan modal dari Kades se kecamatan masing masing.

“Pada dasarnya semua kades dimasing masing kecamatan mendukung dan penyertaan modal ada yang 5 juta dan 10 juta.” katanya.

Kembali ia menegaskan bahwa tugas dari Dinas PMD untuk melakukan pembinaan, pendampingan dan monitoring

Menurutnya, UPK merupakan satu unit usaha salah satunya simpan pinjam untuk kelompok perempuan produktif.

Baca juga :  Enam Progam Studi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa untuk Tingkatkan Kualitas Aparatur Desa

“Dan nanti Bumdesma ada berbagai jenis usaha lainnya, ini dilakukan untuk menggali potensi dan kebutuhan di masing masing kecamatan.”

“Dengan adanya Dana Desa kami arahkan ke Kepala Desa untuk belanja di Bumdesma nya masing masing. Ini dilakukan agar dana desa biar tidak keluar kecamatan atau kabupaten lain dan pentingnya untuk belanja di Bumdesma.” pintanya.

Sunarno menambahkan Bumdesma bertujuan untuk menjaga dana abadi amanah yang bergulir di masyarakat dan setelah dibentuknya Bundesma agar mendapatkan perlindungan hukum.

Hal ini didukung tenaga ahli dan tenaga profesional dan PD dari Dinas PMD untuk ikut mendaftarkan badan hukumnya.

Baca juga :  Tokoh Politik Ini Hadir di Jalan Sehat Dukuh Sukorame

Jadi lanjutnya, setelah berbadan hukum maka perjanjian kegiatan tidak perlu melalui notaris.

Diakuinya saat ini masih ada kendala adanya UPK yang kurang sehat.

Pihaknya menghimbau, untuk UPK yang kurang sehat harus disehatkan dulu.

Kondisi ini, lanjutnya tidak dipungkiri dikarenakan sebelumnya ada situasi covid mungkin kelompok peminjam itu usahanya tidak lancar.

“Saya berharap kepada teman teman media ikut memberikan informasi yang realistis serta memberikan sumbang saran kepada pengurus Bumdesma agar bisa meningkatkan kesejahteraan di kecamatan masing masing.” pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan