Boyamin dan Tim Siap Bantu Pemkab Blora Ajukan JR UU HKPD Agar Perolehan DBH Migas Naik

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔, BLORABARU.COM –  Patut diacungi jempol. Boyamin Saiman dan Tim siap all out dan gratis membantu Blora untuk mengajukan judicial review (JR) UU nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tujuannya, perolehan Dana Bagi Hasil (DBH)) Migas Blok Cepu untuk Blora bisa naik.

Boyamin yang Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) itu, bersama Tim bahkan datang langsung ke Blora, dan terlibat langsung Forum Group Discussion (FGD) DBH Migas yang diselenggarakan di ruang pertemuan Setda Blora, Sabtu (1/6/2024), yang dihadiri oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman, Sekda, Komisi C DPRD Blora, Kepala Cabang Dinas ESDM Jateng, Staf Ahli dan para Asistennya Sekda. Berikut kepala OPD terkait, Dirut dan Komisaris BPH, BPE, TP2D, hingga para LSM dan sejumlah awak media.

Tidak hanya itu, mewakili Mendagri, ikut juga dalam FGD tersebut secara daring, Plh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Horas Maurits Panjaitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, perolehan DBH Migas Blok Cepu bagi Kabupaten Blora pada tahun 2024 lebih kecil dibanding tahun 2023. Yakni, Rp 160,63 Miliar pada 2023, dan turun menjadi hanya Rp 125,05 Milar pada 2024. Hal ini yang mendorong munculnya kembali rencana JR untuk menguji Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Yang mana beberapa pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tersebut mengatur pembagian DBH Migas di Indonesia, termasuk Migas Blok Cepu. Rencana JR yang akan dilakukan Pemkab Blora itu muncul dan didukung oleh Boyamin Saiman.

 

Dalam FGD DBH Migas di Setad Blora Sabtu (1/6/2024), Boyamin menyampaikan langsung keprihatinannya atas apa yang dialami oleh Kabupaten Blora.

Menurutnya, Blora masuk Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Blok Cepu sebesar 37 persen. Hanya karena mulut sumurnya di Bojonegoro, jadi DBH -nya kecil, yakni hanya dihitung sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan daerah mulut sumur produksi saja. ”Seharusnya Blora bisa masuk sebagai daerah penghasil, karena WKP -nya ada 37 persen disini. Kantor Pertamina nya juga ada di Kabupaten Blora (Cepu),” tandasnya.

Baca Juga :  PMI Blora Gelar Latihan Pertolongan Pertama Untuk Relawan

Menurutnya, berdasarkan data DBH Migas, apa yang diperoleh Bojonegoro sangatlah besar. Yakni di tahun 2023 Bojonegoro mendapatkan DBH sebesar Rp 2,2 Triliun, dan 2024 mendapatkan Rp 1,8 Triliun. Jarak yang begitu jauh, sangat jomplang jika dibandingkan Blora. Padahal bertetangga dan sama sama masuk WKP Blok Cepu.

Hal itu, menurut Boyamin, menimbulkan kecemburuan sosial masyarakat di kedua Kabupaten (Blora dan Bojonegoro). Dikala Bojonegoro dapat menjalankan pembangunan infrastruktur begitu masif hingga ke desa-desa perbatasan dengan anggaran DBH Migas, sementara Blora masih banyak infrastrukturnya yang rusak dan belum bisa tertangani akibat keterbatasan kemampuan anggaran.

Mirisnya lagi, lanjutnya, ada beberapa kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan dengan Bojonegoro, tidak masuk WKP Blok Cepu, justru menerima DBH Migas lebih besar dari Blora. Seperti Jombang di 2024 mendapat Rp 137 Miliar, Madiun di 2024 dapat Rp 143 Miliar, dan Nganjuk dapat Rp 140 Miliar. ”Semuanya lebih besar dari Blora, padahal kabupaten kabupaten itu tidak masuk WKP Blok Cepu. Hanya berbatasan saja dengan Bojonegoro dan berada satu provinsi. Sedangkan Blora berbatasan langsung dan masuk WKP Blok Cepu seharusnya bisa dapat lebih banyak dan akan bermanfaat untuk pembangunan daerah.”

Pernah Menawarkan

Ketua MAKI menyampaikan, beberapa tahun lalu pernah menawarkan proses JR ini kepada Pemkab, semasa Bupatinya sebelum H. Arief Rohman. Namun saat itu belum disambut baik oleh Pemkab Blora.

“Dulu sebelum Bupatinya beliau (Arief Rohman), kami pernah mengajukan agar Pemkab mengajukan JR ke MK. Namun saat itu belum disambut baik. Baru kemudian beberapa waktu belakangan ini saya terus menghubungi Bupati Arief Rohman untuk menyampaikan peluang JR terkait UU HKPD untuk merubah presentasi DBH Migas bagi Blora. Alhamdulillah beliau bersedia kami bantu. Saya tidak meminta upah, saya bilang gratis,” ucap Boyamin.

Dikemukakan, yang memiliki legal standing untuk mengajukan JR ke MK adalah pemerintah daerah. Organisasi masyarakat dipandang tidak memiliki legal standing untuk mengajukan JR. Sehingga pihaknya sangat mendukung dan siap membantu agar Pemkab Blora mengajukan JR terhadap UU HKPD ini.

Baca Juga :  Tahun 2024, Seluruh Pasar di Blora Pakai E - Retribusi

“Kami tidak menuntut apa yang diperoleh Bojonegoro dikurangi. Kami hanya ingin ada keadilan untuk Blora agar DBH Migas bagi Blora ditambah, dan bisa masuk sebagai daerah penghasil karena masuk dalam WKP Blok Cepu,” tambah Boyamin.

Atas niat baik itu, Bupati Arief Rohman, menyambut baik uluran bantuan gratis yang ditawarkan pihak Boyamin Saiman dan rekannya.

“Terimakasih Pak Boyamin atas tawaran bantuannya. Jika harus membayar, pasti kami tidak punya anggaran untuk jenengan dan tim. Kami sadar bahwa perolehan DBH Migas masih jauh dari kata adil. Setelah adanya revisi UU HKPD 2022 yang diberlakukan pada tahun 2023 itu, memang Blora dapat tambahan DBH Migas jadi Rp 160 Miliar pada 2023, daripada tahun 2022 hanya Rp 7 Miliar. Sedangkan Bojonegoro di tahun 2022 dapat Rp 1,6 Triliun. Masih jauh dari asas keadilan. Sehingga kami menyambut baik rencana JR ini,” kata Bupati Arief.

Bupati juga menyampaikan bahwa DBH Migas sangat penting dan sangat bermanfaat untuk percepatan pembangunan daerah. Sebagai contoh, DBH Migas 2023 sebesar Rp 160,63 Miliar, dimanfaatkan Blora untuk pembangunan infrastruktur sebesar 98 persen, pembangunan pendidikan 1,85 persen, dan kesehatan 0,49 persen.

Kemudian DBH 2024 ini sebesar Rp 125,05 Miliar akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur 73 persen, kesehatan 24,94 persen dan pendidikan 1,93 persen. ”Masih banyak infrastruktur wilayah dekat penambangan Migas di Blora yang masih rusak. Kami berharap DBH Migas ke depan bisa naik agar bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat. Seringkali masyarakat kami merasa iri dengan pembangunan Bojonegoro,” beber Bupati yang akrab dipanggil Mas Arief itu.

Tidak hanya retorika, saat FGD juga langsung dilaksanakan penandatanganan Surat Kuasa Khusus perihal Permohonan Uji Material atau Uji UU atas Pasal 117 ayat (2) huruf b dan ayat (4) huruf b UU nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD terhadap UUD 1945 ke MK Republik Indonesia. Penandatanganan dilakukan Pemkab Blora dengan pihak Boyamin Saiman. Tampak hadir juga Ir. Gunawan Hendro S, Praktisi Migas asli Blora yang turut mendukung proses JR ini.

Berita Terkait

Harapan Besar Pasar Sido Makmur Ber SNI
Siswa SMK di Blora Tahunya Pertamina adalah POM Bensin 
Damkar Kabupaten Blora Banyak Kekurangan
Jabatan Kepala Desa akan Diperpanjang Dua Tahun, Simak Penjelasan Kepala Dinas PMD Blora
Di HUT PPDI ke 18 Berharap Perhatian Khusus dari Pemkab Blora
Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) Blora Dukung Ahmad Lutfhi Maju Gubernur Jawa Tengah
Kejar Akreditasi, Bupati Blora Resmikan Gedung Unit Donor Darah 
Tingkatkan PAD, Dindagkop UKM Blora Maksimalkan Potensi Kayada

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 05:51 WIB

Harapan Besar Pasar Sido Makmur Ber SNI

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:05 WIB

Siswa SMK di Blora Tahunya Pertamina adalah POM Bensin 

Senin, 10 Juni 2024 - 20:23 WIB

Damkar Kabupaten Blora Banyak Kekurangan

Senin, 3 Juni 2024 - 22:35 WIB

Jabatan Kepala Desa akan Diperpanjang Dua Tahun, Simak Penjelasan Kepala Dinas PMD Blora

Senin, 3 Juni 2024 - 11:02 WIB

Boyamin dan Tim Siap Bantu Pemkab Blora Ajukan JR UU HKPD Agar Perolehan DBH Migas Naik

Sabtu, 1 Juni 2024 - 14:11 WIB

Di HUT PPDI ke 18 Berharap Perhatian Khusus dari Pemkab Blora

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:05 WIB

Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) Blora Dukung Ahmad Lutfhi Maju Gubernur Jawa Tengah

Jumat, 17 Mei 2024 - 06:50 WIB

Kejar Akreditasi, Bupati Blora Resmikan Gedung Unit Donor Darah 

Berita Terbaru

Info Kesehatan

Cegah HIV, Dinas Kesehatan Blora Sasar Pelajar SMA dan SMP

Kamis, 20 Jun 2024 - 07:40 WIB

Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Ngawen.

Infrastruktur

Pembangunan Pasar Ngawen Tertunda

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:53 WIB

Kepala SMP 3 Blora, Trimo Legowo

Info Pendidikan

SMP 3 Blora Prioritaskan Pendidikan Karakter 

Jumat, 14 Jun 2024 - 18:49 WIB

Dindagkop UKM Blora ajukan Pasar Sido Makmur Blora bersertifikat SNI

Info Publik

Harapan Besar Pasar Sido Makmur Ber SNI

Jumat, 14 Jun 2024 - 05:51 WIB